Minim Gol di Piala Dunia 2026, Ini Jawaban Berkelas Bintang Spanyol Lamine Yamal

2 weeks ago 23
Minim Gol di Piala Dunia 2026, Ini Jawaban Berkelas Bintang Spanyol Lamine Yamal Lamine Yamal( Frederic J. Brown / AFP)

DI tengah panggung Piala Dunia 2026 yang sejauh ini didominasi oleh produktivitas gol para megabintang seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, Erling Haaland, hingga Harry Kane, nama Lamine Yamal justru mencuat lewat sudut pandang yang berbeda.

Penyerang sayap belia Spanyol berusia 18 tahun tersebut menunjukkan kematangan mental yang melampaui usianya dengan menegaskan bahwa kemenangan tim jauh lebih krusial ketimbang catatan gol pribadi.

Hingga menembus babak semifinal, bintang muda asal Barcelona itu tercatat baru mengemas satu gol, yang dicetaknya saat La Furia Roja melumat Arab Saudi 4-0 di fase grup. Minimnya sumbangan gol ini sempat kritik yang menilai daya gedornya menurun.

Namun, Yamal menepis anggapan miring tersebut dengan kepala dingin pasca-kemenangan krusial atas Belgia di Los Angeles.

"Secara naluriah saya tentu ingin mencetak gol, tetapi ego itu langsung saya tepis begitu menginjakkan kaki di lapangan. Fokus saya adalah bagaimana memberikan kontribusi maksimal bagi tim. Jika kami berhasil mengangkat trofi Piala Dunia, tidak akan ada satu orang pun yang peduli atau mengingat apakah saya mencetak gol atau tidak," tegas Yamal.

Kontribusi Yamal dalam skema permainan pelatih Luis de la Fuente memang tidak melulu diukur dari papan skor. Kemampuan utamanya terletak pada cara melakukan tusukan dan kecerdasan pergerakan tanpa bola yang kerap memecah konsentrasi lini belakang lawan, sehingga membuka ruang tembak bagi rekan setimnya.

Skenario ini mengingatkan publik pada memori manis Piala Eropa dua tahun lalu. Saat itu, dalam usia yang baru menginjak 16 tahun, Yamal juga hanya mencetak satu gol sepanjang turnamen. Namun, satu-satunya gol tersebut lahir lewat eksekusi  ke gawang Prancis di babak semifinal, yang sekaligus melapangkan jalan Spanyol menuju tangga juara.

Kini, takdir kembali mempertemukan Spanyol dengan Prancis di babak empat besar yang akan digelar di Dallas. Pertandingan ini spesial bagi Yamal, mengingat laga akan berlangsung tepat sehari setelah ia merayakan hari ulang tahunnya yang ke-19.

Menghadapi armada Les Bleus yang datang dengan status tim terfavorit berkat lini serang mereka yang pragmatis dan subur, Yamal percaya diri.

"Hanya ada dua kemungkinan yang akan terjadi di lapangan nanti: entah mereka yang sukses mencetak sejarah dengan menembus tiga final Piala Dunia secara beruntun, atau kami yang akan memperpanjang rekor dengan mengalahkan mereka tiga kali berturut-turut di turnamen mayor. Kita lihat saja di lapangan, yang pasti kami sama sekali tidak memiliki rasa takut," ujarnya.

(AFP/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |