Menteri HAM Natalius Pigai Kerahkan Tim Pantau Konflik di Adonara NTT

6 days ago 4
Menteri HAM Natalius Pigai Kerahkan Tim Pantau Konflik di Adonara NTT MENTERI Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.(Dok. Kementerian HAM)

MENTERI Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengerahkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian HAM Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memantau langsung kondisi pascabentrokan antarwarga yang terjadi di Adonara, Flores Timur. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap konflik Adonara yang telah memicu korban jiwa dan kerusakan materiil.

Dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (19/7), Pigai menjelaskan bahwa tim di lapangan bertugas untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai situasi masyarakat. Identifikasi ini krusial untuk menentukan langkah-langkah strategis dalam mendukung proses rekonsiliasi dan penyelesaian konflik secara damai.

Pigai menekankan bahwa penanganan konflik di wilayah tersebut memerlukan pendekatan yang spesifik. Berdasarkan pengalamannya, ia menilai solusi berbasis budaya jauh lebih efektif dibandingkan sekadar pendekatan penegakan hukum atau pemolisian.

“Berdasarkan pengalaman menangani kasus di sana, kami menilai pendekatan melalui solusi budaya jauh lebih efektif daripada pemolisian,” ujar Pigai.

Menurutnya, pelibatan tokoh adat serta penggunaan mekanisme penyelesaian masalah yang telah lama hidup di tengah masyarakat lokal akan lebih mampu membangun kembali kepercayaan antarwarga. Hal ini juga dianggap sebagai langkah preventif yang kuat untuk mencegah terulangnya konflik serupa di masa depan.

Hasil pemantauan tim Kanwil Kementerian HAM NTT nantinya akan menjadi basis data untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Kementerian HAM menegaskan komitmennya untuk terus mengawal insiden ini agar diselesaikan dengan menghormati prinsip-prinsip HAM dan memberikan rasa aman bagi warga terdampak. Pigai berharap situasi di Adonara dapat segera kondusif sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

Data Dampak Konflik:

Berdasarkan data sementara Kementerian HAM, bentrokan yang pecah pada Sabtu (18/7) tersebut mengakibatkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan puluhan rumah warga hangus terbakar.

Saat ini, Kementerian HAM terus menjalin koordinasi intensif dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah guna memastikan proses penanganan berlangsung kondusif dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |