Menko Budi Gunawan Minta Masyarakat Tetap Tertib Sampai Arus Balik Lebaran Selesai

19 hours ago 2

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan menyatakan pemerintah akan terus memantau situasi hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran tahun ini selesai.  “Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban bersama,” kata dia dikutip dari keterangan kementerian pada Jumat, 4 April 2025. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Budi mengatakan pemerintah memastikan libur panjang Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. Jenderal polisi purnawirawan itu mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah menginstruksikan pentingnya pelayanan publik terpadu 

Berdasarkan pemantauan terpadu yang dilakukan jajaran Kemenko Polkam, bersama TNI, Polri, Kementerian Perhubungan dan berbagai Kementerian/Lembaga lainnya, tercatat adanya lonjakan signifikan arus kendaraan dan penumpang baik melalui jalur darat, laut, maupun udara sejak 21 Maret hingga 1 April 2025.

Operasi Ketupat-Lodaya dan pemantauan lainnya telah mencatat adanya penurunan kepadatan arus lalu lintas di Jakarta yang diperkirakan akan meningkat kembali pada periode arus balik 5-7 April 2025. Salah satu data yang dikumpulkan mencatat jumlah kendaraan yang keluar dan masuk Jabodetabek melalui jalan tol dan arteri mencapai 417.974 kendaraan, jumlah ini mengalami penurunan sebesar 73,4 persen, dibandingkan hari sebelumnya.

Selain itu, untuk memastikan kelancaran lalu lintas pada libur lebaran, pemerintah juga melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik padat, seperti contraflow dari KM 70 hingga KM 47 di Tol Jakarta-Cikampek, serta opsi one way lokal ruas Brebes dan jalur alternatif Nagrek. Di luar wilayah Jabodetabek, pengalihan arus juga dilakukan secara bertahap pada ruas Tol Solo–Jogja untuk mengantisipasi antrean di Gerbang Tol Prambanan hingga Klaten. 

Menurut Budi Gunawan, rekayasa lalu lintas bersifat dinamis sesuai kebutuhan lapangan. “Ini adalah bentuk kesiapsiagaan yang dilakukan agar masyarakat tidak terjebak dalam kemacetan panjang,” jelas Menko Polkam.

Di sektor transportasi umum, pergerakan penumpang juga mengalami peningkatan selama libur panjang. Data per 2 April 2025, menunjukkan di Bandara Soekarno-Hatta, keberangkatan dan kedatangan masing-masing mencapai 58.392 dan 48.098 penumpang. Bandara Juanda Surabaya juga mencatat total lebih dari 23.000 penumpang.

Tidak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada mode transportasi darat dan laut. Di Jakarta, enam stasiun mencatat jumlah keberangkatan mencapai 108.736 penumpang dan kedatangan mencapai 87.058 penumpang. Di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menjadi titik krusial dengan tercatat 63.795 penumpang tiba dan 39.657 berangkat.

Adapun survei Kementerian Perhubungan menyatakan puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada H+5 atau Minggu, 6 April 2025 dengan potensi jumlah pergerakan masyarakat sebanyak 31,49 juta orang. Puncak arus balik pengguna mobil pribadi diprediksi juga terjadi pada H+5, dengan jumlah pemudik diperkirakan sebesar 6,97 juta orang memadati Jalan Tol Trans-Jawa.

Pergerakan pemudik kembali ke perantauan pada libur Lebaran tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Saat itu, puncak arus balik terjadi pada H+4 Idulfitri 2024 atau Minggu, 15 April 2024.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |