Mekari Talenta Perkuat Kapabilitas AI untuk Transformasi SDM

1 week ago 17
Mekari Talenta Perkuat Kapabilitas AI untuk Transformasi SDM Ilustrasi.(MI)

MEKARI Talenta memperluas kapabilitas kecerdasan buatan (AI) untuk membantu tim human resources (HR) atau sumber daya manusia (SDM) di Indonesia bertransformasi dari fungsi administratif menjadi mitra strategis bisnis. Langkah ini diambil guna menjawab tekanan industri yang menuntut HR berkontribusi langsung dalam pengambilan keputusan berbasis data.

Saat ini, profesi HR dituntut menjalankan peran ganda: menjaga operasional harian seperti payroll dan absensi, sekaligus menjadi mitra strategis yang menentukan arah kebijakan terkait produktivitas dan risiko talenta. Dengan keterbatasan staf dan meningkatnya ekspektasi karyawan generasi milenial serta Gen Z, AI kini menjadi bagian aktif dalam proses pengambilan keputusan, bukan sekadar alat bantu.

Riset PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025 mengungkapkan bahwa 69 persen pekerja di Indonesia menggunakan AI, lebih tinggi dari rata-rata global (54%). Namun, penggunaan harian baru mencapai 16 persen, menunjukkan potensi besar yang belum tergarap maksimal. Di sisi lain, Mercer Global Talent Trends 2026 mencatat ada kesenjangan prioritas yaitu 63 persen C-suite fokus pada integrasi AI untuk desain ulang pekerjaan, sementara HR lebih fokus pada peningkatan pengalaman karyawan.

Inovasi Mekari Airene di Meja Kerja HR

Menjawab tantangan tersebut, solusi Cloud HCM Software dari ekosistem Mekari itu menghadirkan Mekari Airene yang terintegrasi langsung dalam alur kerja HR sehari-hari. Berikut sejumlah kapabilitas baru yang dihadirkan:

  • Mekari Airene HR Copilot: Asisten berbasis AI yang menjawab pertanyaan tim HR dalam Bahasa Indonesia terkait data THP hingga tren lembur secara instan.
  • Performance Review Summarization: Merangkum hasil tinjauan kinerja dari berbagai reviewer, memangkas waktu pembuatan ringkasan hingga 70 persen.
  • Turnover Prediction: Menganalisis perilaku kerja untuk memprediksi karyawan yang berisiko mengundurkan diri dalam 30 hari ke depan.
  • Auto Reimbursement & Fraud Detection: Memproses klaim secara otomatis dan mendeteksi kejanggalan seperti struk duplikat atau pola mencurigakan.
  • Liveness Attendance: Verifikasi kehadiran berbasis AI untuk memastikan integritas data absensi dan mencegah kecurangan.
  • Smart Recruitment: Meliputi Candidate Matching, CV Parser otomatis, dan pengelolaan Talent Pool untuk mempercepat proses sourcing.

Studi Kasus: Klinik estetika dengan 1.400 karyawan di 49 cabang berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan absensi hingga 85 persen setelah menggunakan AI Liveness Validation. Selain itu, 90 persen komponen payroll kini berjalan otomatis, memungkinkan tim HR fokus pada pengembangan karyawan.

Ekosistem Terintegrasi dan Keamanan Data

Mekari Airene didukung oleh empat pilar utama: Data Platform terpusat, Agentic Capabilities untuk eksekusi tindakan otomatis, AI Guardrails untuk kepatuhan, dan Offline LLM yang menjamin keamanan data sensitif di server internal Mekari. Sebagai bagian dari ekosistem, data di Mekari Talenta mengalir otomatis ke produk lain seperti Mekari Sign, Flex, Expense, Jurnal, hingga Klikpajak.

CEO Mekari, Suwandi Soh, menegaskan bahwa teknologi ini dirancang untuk memberikan alat sekelas enterprise global dengan pemahaman lokal yang mendalam. "AI tidak menggantikan peran HR, tetapi membebaskan mereka dari pekerjaan administratif berulang agar bisa kembali ke peran terpentingnya: membangun manusia," ujarnya.

Stevens Jethefer, Head of Business Mekari Talenta, menambahkan bahwa adopsi AI adalah soal kualitas keputusan. "Ketika proses rutin berjalan otomatis dan data tersaji jelas, HR naik kelas menjadi mitra strategis yang turut menentukan arah bisnis," tutupnya. (MTVN/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |