Mas & Mbak Klaten 2026 Miliki Tugas Promosikan Wisata, Budaya, dan Ekonomi Kreatif

1 week ago 13
Mas & Mbak Klaten 2026 Miliki Tugas Promosikan Wisata, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan hadiah kepada juara I Mas Klaten 2026 Erlangga Farel Wahyu Putra.(MI/Djoko Sardjono)


ERLANGGA Farel Wahyu Putra dan Aurelia Kayyla Nadindra terpilih sebagai Mas dan Mbak Klaten 2026. Grand final pemilihan Mas dan Mbak Klaten digelar di Alun-alun Klaten, Sabtu (11/7) malam.

Juara I Mas Klaten 2026, Erlangga Farel Wahyu Putra, saat ini masih berstatus pelajar SMK Rota Bayat. Sedangkan juara I Mbak Klaten Aurelia Kayla Nadindra mahasiswi Universitas Diponegoro, Semarang.

Dalam grand final di ajang pemilihan duta wisata tersebut, Aurelia Kayla Nadindra selain dinobatkan sebagai Mbak Klaten juga terpilih menjadi Mbak Klaten Favorit 2026.

Pemilihan Mas dan Mbak Klaten 2026, yang mengusung tema Echoes of Heritage  bertujuan melahirkan generasi muda sebagai representasi promosi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif daerah.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Klaten, Purwanto, mengatakan duta wisata memiliki peran strategis dalam memromosikan potensi Kabupaten Klaten.

"Perlu diketahui, bahwa duta wisata mempunyai tugas dan kewajiban untuk menggaungkan potensi pariwisata, budaya, sejarah, serta berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Klaten,” imbuhnya. 

Melalui ajang pemilihan Mas dan Mbak Klaten, Pemkab Klaten ingin mencari sosok generasi muda berkarakter dan berwawasan yang mampu menjadi duta promosi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.

Menurut Purwanto, pada tahun ini sebanyak 103 peserta mengikuti proses seleksi yang terdiri dari 39 peserta Mas Klaten dan 64 peserta Mbak Klaten. Setelah dilakukan seleksi terpilih 20 finalis.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan pemilihan Mas dan Mbak Klaten, yang setiap tahunnya mampu melahirkan generasi muda berprestasi.

"Alhamdulillah, banyak sosok generasi muda yang lahir dari ajang Mas dan Mbak Klaten. Pun, mereka berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam memromosikan pariwisata dan budaya daerah," jelasnya.

Menurut Hamenang, sektor pariwisata Kabupaten Klaten terus menunjukkan perkembangan yang positif. Saat ini, Klaten menempati posisi peringkat kedua destinasi wisata di Provinsi Jawa Tengah.

“Industri pariwisata di Kabupaten Klaten tidak hanya berbicara mengenai destinasi wisata, tetapi juga budaya, sejarah, tradisi, kuliner, hingga ekonomi kreatif yang dimiliki daerah kabupaten ini,” imbuhnya.

Bupati Klaten berharap para finalis, khususnya Mas dan Mbak Klaten 2026 terpilih mampu menjadi wajah Kabupaten Klaten dalam memromosikan potensi daerah, baik di tingkat regional maupun nasional.

"Kami juga berharap Mas dan Mbak Klaten terpilih dapat membawa nama baik Kabupaten Klaten di tingkat Provinsi Jawa Tengah, serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Klaten," pungkasnya. (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |