Macan Kumbang Masuk Permukiman Warga Batang, Diduga Kelaparan

1 hour ago 1
Macan Kumbang Masuk Permukiman Warga Batang, Diduga Kelaparan Proses evakuasi macan kumbang maduk ke permukiman penduduk di Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (12/8).(MI/Akhmad Safuan)

WARGA Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, digemparkan dengan kemunculan seekor macan kumbang yang masuk ke kawasan permukiman penduduk pada Rabu (12/8). Satwa buas tersebut diduga keluar dari habitatnya di kawasan hutan setempat karena mengalami kelaparan dan mencari mangsa.

Kehadiran macan kumbang ini tidak hanya memicu ketakutan luar biasa di kalangan warga, tetapi juga menyebabkan kerugian materiil. Sejumlah hewan ternak milik penduduk dilaporkan hilang dimangsa oleh predator tersebut sebelum akhirnya satwa itu masuk ke salah satu rumah warga.

Turyono, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa macan tersebut terlihat dalam kondisi fisik yang tidak prima. "Macan kumbang itu seperti terluka kakinya, sehingga tidak bisa lari kencang. Namun, hewan itu telah memangsa ayam dan kelinci saya. Hal itu membuat warga sangat ketakutan," ujarnya.

Menyadari bahaya yang mengancam keselamatan jiwa dan mengingat status macan kumbang sebagai satwa dilindungi, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian setempat. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk mengamankan lokasi agar tidak terjadi konflik fisik antara warga dan satwa tersebut.

Kapolsek Bawang, Ajun Komisaris Slamet Riyanto, menyatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan. Petugas berupaya menggiring macan tersebut ke satu titik hingga akhirnya satwa itu terjebak di dalam rumah warga.

"Kami menutup akses keluar rumah itu dan meminta warga tidak mendekat karena sangat berbahaya. Kami juga langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi," kata Slamet Riyanto.

Proses evakuasi dilakukan secara kolaboratif melibatkan tim dari BKSDA Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Rimbawanto, tim Taman Safari Beach Batang bersama dokter hewan drh. Bowo, serta personel Damkar, BPBD Kabupaten Batang, dan jajaran Muspika Kecamatan Bawang.

Sekitar pukul 11.00 WIB, tim ahli berhasil melumpuhkan macan kumbang tersebut menggunakan obat bius yang disiapkan. Evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati menggunakan kandang khusus. "Diduga macan kumbang tersebut kelaparan hingga turun ke permukiman," tambah Slamet.

Setelah berhasil dievakuasi, petugas melakukan pemeriksaan medis awal terhadap kondisi fisik macan kumbang tersebut. Satwa yang sempat memangsa ternak warga ini kemudian dibawa oleh petugas BKSDA untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut sebelum ditentukan langkah konservasi berikutnya. (I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |