Libur Lebaran 2025, PMI Buka Posko Kesehatan di Kebun Binatang Ragunan

1 day ago 2

TEMPO.CO, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) membuka posko kesehatan untuk pertolongan pertama bagi pengunjung Taman Margasatwa Ragunan. PMI membuka posko tersebut untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung kebun binatang yang berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu pada momen libur Lebaran.

Imam Kusnanto, salah satu petugas PMI di lokasi, mengatakan posko mereka akan buka selama tujuh hari setelah Idul Fitri 1446 Hijriah/2025. "Mulai dari tanggal 1 sampai 7 April, dari hari Lebaran kedua," kata Imam di Kebun Binatang Ragunan pada Rabu, 2 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ia menyampaikan PMI selalu membuka posko kesehatan di Taman Margasatwa Ragunan setiap momen libur Lebaran. "Setiap tahun kita bertugas di sini, selama tujuh hari berturut-turut."

Pada Lebaran tahun ini, Imam mengatakan PMI belum menemukan pengunjung kebun binatang yang mengalami sakit parah. Sejauh ini, kata dia, pasien yang datang ke posko mereka adalah anak-anak atau orang dewasa yang demam ringan, sakit perut, hingga kelelahan.

Imam berujar PMI akan merujuk pengunjung Ragunan ke rumah sakit jika mengalami sakit parah. PMI juga menyediakan ambulans yang bisa mengantar dari lokasi. "Kemarin ada pasien rujukan, kalau enggak salah diare berat. Mau dibawa ke rumah sakit, tapi enggak jadi karena menolak. Kemarin pakai ambulans tapi cuma sampai parkiran saja," katanya.

Ia menjelaskan ada delapan personel PMI yang berjaga di posko dari jam buka hingga tutup kebun binatang. Posko tersebut berlokasi di gedung kantor pengelola Taman Margasatwa Ragunan, tak jauh dari kandang satwa merak hijau.

Lebih dari 53 ribu pengunjung memadati Taman Margasatwa Ragunan pada puncak libur Lebaran yang diprediksi jatuh pada Rabu, 2 April 2025. Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Bambang Wahyudi mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data sejak kawasan wisata itu beroperasi pada pukul 06.00-12.00 WIB.

“Data sementara sampai jam 12.00 siang ini, ada lebih dari 50 ribu pengunjung,” ujar Bambang saat dihubungi pada Rabu.

Berdasarkan data pengunjung teranyar yang ditunjukkan Bambang, tercatat sebanyak 53.847 wisatawan yang datang ke tempat rekreasi yang terletak di Jakarta Selatan ini. Jumlah tersebut terdiri dari 48.112 pengunjung yang tercatat melakukan pembelian tiket secara offline atau pembelian di tempat. Kemudian 5.725 pengunjung lainnya melakukan pembelian tiket secara daring.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |