Kunjungi Jembatan Enang-Enang, Tito Karnavian Pastikan Jalur Alternatif dan Jembatan Permanen Langsung Dikerjakan

4 hours ago 5

INFO TEMPO – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian memastikan pemerintah segera memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Kepastian itu disampaikan Tito usai bertemu Wakil Gubernur Aceh, Bupati Bener Meriah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tokoh masyarakat setempat. "Kesepakatannya jalan akan diperkuat Balai PU Aceh Kementerian PU dan perbaikan jalan alternatifnya. Dikerjakan mulai kemarin untuk Jembatan Enang-Enang. Selesai sekitar tiga minggu," ujarnya pada Selasa, 7 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Tito menjabarkan, pemerintah telah menyepakati tiga langkah utama dalam penanganan kawasan tersebut. Pertama, memperlebar sekaligus memperbaiki jalan alternatif melalui Simpang Werlah oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh.

Kedua, membangun jembatan permanen baru sebagai solusi jangka panjang. Ketiga, memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang agar tetap dapat difungsikan secara terbatas selama masa transisi. "Saya akan terus memonitor perkembangannya," ujar Tito.

Ia mengatakan keputusan mempertahankan fungsi Jembatan Enang-Enang diambil setelah mendengar langsung aspirasi masyarakat Bener Meriah. Bagi warga, jalur tersebut merupakan akses tercepat menuju pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik. Jika harus memutar melalui jalur lain, jarak tempuh menjadi lebih jauh sehingga biaya transportasi ikut meningkat.

"Saya tadi tanya kenapa masyarakat tetap ingin memakai jembatan ini. Ternyata kalau harus memutar, jaraknya jauh, biaya bensin juga bertambah. Karena itu jembatan ini tetap akan difungsikan. Tapi untuk kendaraan bertonase besar belum bisa dilewati karena kita tidak ingin terjadi kecelakaan," tuturnya.

Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnaini mengatakan pekerjaan perkuatan Jembatan Enang-Enang segera dimulai. "Untuk Jembatan Enang-Enang, kami akan melakukan perkuatan pada fondasi dan abutment yang mengalami kerusakan. Material sebagian sudah sampai di lokasi dan dalam minggu ini pekerjaan perkuatan akan kami mulai," kata Zulkarnaini.

Selain penanganan jangka pendek, BPJN Aceh juga menyiapkan pembangunan jembatan permanen baru yang lokasinya tidak jauh dari Jembatan Enang-Enang dengan bentang sekitar 300 meter. Penyempurnaan desain ditargetkan berlangsung sepanjang 2026, sedangkan pekerjaan fisik direncanakan dimulai pada 2027 setelah seluruh kajian teknis selesai.

Pemerintah juga akan memperlebar jalan alternatif Simpang Werlah dari empat meter menjadi enam meter serta membangun jembatan permanen di jalur tersebut agar kendaraan bertonase besar tetap memiliki akses selama pembangunan jembatan utama berlangsung. (*)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |