Evakuasi korban terkaman buaya di Kota Dumai.(Dok. Tim SAR)
TIM SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang diduga diterkam buaya di Muara Sungai Mampu, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, pada Minggu (19/7).
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian pada hari kedua operasi SAR,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, Minggu (19/7).
Memasuki pelaksanaan operasi SAR hari kedua, kata Budi, Tim SAR Gabungan mengawali kegiatan dengan briefing sebelum melaksanakan penyisiran di permukaan sungai di sekitar lokasi kejadian (LKP) sesuai dengan rencana operasi (Renops) hari kedua.
“Upaya pencarian membuahkan hasil kurang lebih pukul 09.13 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada jarak sekitar 600 meter dari lokasi kejadian,” jelasnya.
Korban selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Puskesmas Sungai Sembilan untuk penanganan awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.
Ia mengungkapkan, apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja secara maksimal selama proses pencarian.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Dumai bersama Polsek Sungai sembilan, Pemadam Kebakaran, Security PT.SDO, masyarakat, dan potensi SAR lainnya yang bekerja secara terpadu selama proses pencarian korban.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah membantu pelaksanaan operasi hingga korban berhasil ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan yang merupakan habitat satwa liar, serta selalu mengutamakan keselamatan," pungkas Budi. (H-3)

















































