Kinerja Prabowo pada Semester Pertama 2026 Dinilai Positif

6 hours ago 3
Kinerja Prabowo pada Semester Pertama 2026 Dinilai Positif Kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026.(Dok. Youtube Sekretariat Presiden)

INDONESIA Development Monitoring (IDM) melaporkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026 mencapai 81,5 %.

Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 11,2% responden menyatakan tidak puas, sedangkan 7,3% tidak memberikan jawaban.

Survei dilakukan pada 11-20 Juli 2026 dengan melibatkan 1.640 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,37% pada tingkat kepercayaan 95%.

Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman mengatakan hasil survei menunjukkan mayoritas responden masih memberikan penilaian positif terhadap arah kebijakan pemerintah.

“Publik melihat adanya komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat,” kata Dedy dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7)

Penegakan hukum

IDM menyebut penegakan hukum terhadap dugaan korupsi dalam program-program prioritas pemerintah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan responden.

Sebanyak 86,7% responden mengaku puas terhadap langkah pemerintah dalam aspek tersebut. Sementara itu, 10,6 persen menyatakan belum puas dan 2,7% tidak menjawab.

Program yang menjadi perhatian dalam survei meliputi Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan bantuan sosial.

Meski demikian, hasil tersebut menggambarkan persepsi responden terhadap langkah penegakan hukum, bukan penilaian atas proses atau hasil penanganan perkara tertentu.

Persepsi terhadap kondisi ekonomi

Dalam aspek ekonomi, sebanyak 65,3% responden menilai Presiden Prabowo berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sebanyak 19,8% menyatakan belum puas, sedangkan 14,9% tidak menjawab.

Ketika ditanya mengenai kondisi ekonomi yang dirasakan, 10,1% responden menilainya baik atau sangat baik. Mayoritas, yakni 61,4 persen, menganggap kondisi ekonomi biasa saja.

Sementara itu, 27,2 persen responden menilai kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk dan 1,3 persen tidak memberikan jawaban.

Temuan tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara persepsi terhadap stabilitas ekonomi nasional dan kondisi ekonomi yang dirasakan secara langsung oleh sebagian rumah tangga.

Kondisi politik dan komunikasi Presiden

Mengenai kondisi politik nasional, sebanyak 35,1% responden menilainya baik atau sangat baik. Sebanyak 36,8% menilai situasi politik sedang atau stabil.

Adapun 24,6% responden menilai kondisi politik buruk atau sangat buruk, sedangkan 3,5% tidak menjawab.

Survei juga mencatat 75,3% responden menyukai pola komunikasi Presiden kepada publik. Sebanyak 14,8% menyatakan tidak menyukai dan 9,9% tidak memberikan jawaban.

IDM menilai komunikasi publik pemerintah masih dapat diperkuat agar kebijakan lebih mudah dipahami masyarakat.

Dukungan terhadap program prioritas

Di antara sejumlah program prioritas yang ditanyakan, Sekolah Rakyat memperoleh tingkat persetujuan tertinggi. Sebanyak 85,6 persen responden menyatakan setuju, 11,8% tidak setuju, dan 2,6% tidak menjawab.

Program bantuan sosial disetujui oleh 81,2% responden. Sebanyak 15,6% menyatakan tidak setuju dan 3,2% tidak menjawab.

Untuk program Makan Bergizi Gratis, tingkat persetujuan tercatat sebesar 68,4%. Sebanyak 29,1% tidak setuju dan 2,5% tidak menjawab.

Sementara itu, Koperasi Desa Merah Putih mendapat persetujuan dari 53,5 persen responden. Sebanyak 32,8% menyatakan tidak setuju, sedangkan 13,7% tidak memberikan jawaban.

Menurut IDM, program yang manfaatnya dianggap dapat dirasakan secara langsung cenderung memperoleh dukungan lebih tinggi dibandingkan program yang masih berada pada tahap awal pelaksanaan.

Metodologi survei

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka yang disertai verifikasi digital. Responden merupakan warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Komposisi sampel disusun berdasarkan wilayah, jenis kelamin, kelompok usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, serta karakteristik wilayah perkotaan dan perdesaan.

Seluruh angka dalam survei merupakan hasil yang dipublikasikan oleh IDM. Keterangan yang disampaikan belum mencantumkan perbandingan dengan survei lembaga lain maupun data mentah yang dapat digunakan untuk memeriksa distribusi jawaban secara lebih terperinci. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |