KETUA Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji mengakui kepercayaan publik terhadap timnas Indonesia menurun setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab skuad Garuda melalui hasil positif dalam sejumlah agenda internasional mendatang.
"Kami tahu setelah kita tidak lolos ke Piala Dunia, kepercayaan publik terhadap timnas menurun. Riil-nya seperti itu," kata Sumardji kepada wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sumardji mengatakan PSSI merindukan dukungan besar masyarakat terhadap timnas Indonesia seperti yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. "Jujur saja kami semua di PSSI sangat merindukan itu," ujar mantan manajer timnas Indonesia tersebut.
Menurut dia, dua laga FIFA Matchday melawan Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni, serta Piala AFF 2026, menjadi momentum bagi timnas untuk mengembalikan kepercayaan publik. PSSI menargetkan hasil maksimal dalam agenda tersebut.
Untuk FIFA Matchday, Indonesia diharapkan meraih dua kemenangan guna memperbaiki posisi dalam peringkat FIFA. "Kemarin kita lawan Bulgaria kan sudah tidak bisa mendapatkan poin. Tentu dua game ini harus betul-betul kita bisa mendapatkan poin penuh dan kita bisa naik peringkat," kata Sumardji.
Saat ini Indonesia berada di peringkat ke-122 dunia dengan 1.144,88 poin. Posisi tersebut turun setelah kekalahan 0-1 dari Bulgaria pada FIFA Series 2026.
Sementara itu, pada Piala AFF 2026, PSSI memasang target juara. "Ingat ya, target kami tidak main-main. Kita kepengin meraih juara di AFF senior ini. Kami merindukan itu," ujar Sumardji.
Ia berharap hasil positif dalam dua agenda tersebut dapat mengembalikan antusiasme suporter terhadap timnas Indonesia. "Kami merindukan punya fan yang betul-betul mengelu-elukan, punya fans yang ketika pertandingan di GBK maupun di luar mereka datang," kata dia.
Untuk menghadapi FIFA Matchday dan Piala AFF, PSSI akan membagi fokus pemain. Sebagian besar pemain diaspora diproyeksikan memperkuat timnas senior pada FIFA Matchday, sementara pemain lokal disiapkan untuk Piala AFF.
Menurut Sumardji, langkah tersebut dilakukan agar timnas kembali mendapat kepercayaan dari para pencinta sepak bola Indonesia. "Supaya timnas ini ke depan kembali dipercaya oleh seluruh fan dan masyarakat Indonesia," ujarnya.
Pada sesi latihan perdana timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senin, dua pemain yang belum bergabung adalah Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk. Keduanya dijadwalkan tiba di Jakarta pada Senin malam dan mengikuti latihan berikutnya. "Alhamdulillah semuanya anak-anak kondisinya baik. Semuanya happy dan siap untuk menyongsong pertandingan FIFA Matchday melawan Oman," kata Sumardji.












































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)


