KAI Hadirkan KA Brumbung Cargo untuk Logistik Demak-Jakarta

3 hours ago 1

PT KERETA Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan rangkaian kereta api peti kemas KA Brumbung Cargo pada Kamis, 16 April 2026. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kereta barang tersebut memiliki rangkaian 20 gerbong datar atau setara 40 Twenty-foot Equivalent Unit (TEUs).

Kereta itu memiliki kapasitas angkut hingga 800 ton dalam satu perjalanan dan melayani pengiriman multikomoditas dengan frekuensi satu kali setiap dua hari. "Skema operasional ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan kebutuhan distribusinya secara lebih terukur," kata Anne dalam keterangan tertulis, Senin, 20 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kereta ini melayani pengangkutan barang dari Stasiun Brumbung, Kabupaten Demak, menuju Stasiun Pasoso, Jakarta. Kehadiran KA Brumbung Cargo menambah kapasitas layanan angkut logistik di Pulau Jawa. Layanan tersebut dirancang untuk memberikan pilihan distribusi yang lebih efisien dan terjadwal bagi pelaku usaha.

Anne mengatakan Stasiun Brumbung menjadi titik keberangkatan strategis untuk memenuhi permintaan di wilayah Jawa Tengah, khususnya Daerah Operasi 4 Semarang. Jalur yang digunakan menghubungkan kawasan produksi dengan pusat distribusi di Jakarta, sehingga memperkuat konektivitas logistik antardaerah.

Menurut data KAI, kinerja angkutan barang di Daerah Operasi 4 Semarang selama triwulan I tahun 2026, angkutan peti kemas tercatat 58.770 ton, meningkat 16 persen dibandingkan tahun 2025 sebesar 50.459 ton. Angkutan seperti barang hantaran paket (BHP) juga mencapai 693 ton atau meningkat 31 persen, serta angkutan lainnya sebesar 11.020 ton atau tumbuh 122 persen.

"Sementara itu, angkutan parcel tercatat 1.137 ton, menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan distribusi," ujar Anne.

Anne menyampaikan bahwa pengembangan angkutan barang berbasis rel juga berdampak pada efisiensi sistem transportasi secara keseluruhan. Perpindahan distribusi ke kereta api mengurangi kepadatan di jalan raya serta menjaga kondisi infrastruktur tetap optimal.

“Perjalanan logistik yang beralih ke kereta api memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari efisiensi biaya hingga kelancaran distribusi di berbagai wilayah,” ucapnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |