Penampilan Grup Band The Upstairs di Soundrenaline 2026.(MI/Muhammad Ghifari A)
Di tengah semakin banyaknya festival musik di Indonesia, vokalis The Upstairs, Jimmy Multhazam, meminta Soundrenaline mempertahankan keberaniannya menghadirkan musisi independen dan band-band berkarakter kuat. Menurutnya, keberpihakan terhadap musisi “edgy” menjadi identitas yang membedakan Soundrenaline dari festival lain.
Jimmy mengatakan Soundrenaline sejak lama tidak hanya dikenal sebagai panggung konser, tetapi juga menjadi tolok ukur bagi musisi yang tengah merintis karier di industri musik Indonesia.
“Soundrenaline sempat menjadi benchmark. Dulu banyak anak-anak yang ngeband cita-citanya pengin bisa tampil di Soundrenaline,” kata Jimmy saat ditemui dalam gelaran Soundrenaline 2026, Sabtu (18/7).
Menurut Jimmy, salah satu kekuatan Soundrenaline terletak pada keberaniannya mempertemukan berbagai genre musik dalam satu festival. Selain menghadirkan nama-nama populer, Soundrenaline juga memberikan ruang kepada band independen dan musisi yang belum tentu dikenal luas oleh publik.
Ia mencontohkan keputusan Soundrenaline yang pernah menghadirkan band asal Skotlandia, Primal Scream. Langkah tersebut dinilainya cukup berani karena grup tersebut bukan nama yang memiliki pasar arus utama besar di Indonesia.
“Ketika mereka berani mendatangkan Primal Scream, itu menunjukkan kalau Soundrenaline berpihak kepada penikmat musik yang memang mencari sesuatu yang berbeda,” ujarnya.
Jimmy menilai keberanian dalam menyusun line-up tersebut perlu terus dipertahankan. Festival musik, kata dia, seharusnya tidak hanya mengandalkan musisi yang sudah dipastikan mampu mendatangkan banyak penonton.
Menurutnya, festival juga memiliki peran memperkenalkan nama-nama baru dan membangun rasa penasaran publik terhadap perkembangan musik.
“Saya berharap Soundrenaline tetap berpihak kepada band-band yang edgy. Justru itu yang membuat Soundrenaline berbeda dari festival lain,” katanya.
Ia turut mengapresiasi keputusan penyelenggara menghadirkan grup seperti DIIV dan sejumlah band independen lainnya dalam gelaran tahun ini.
“Bukan cuma mencari line-up yang sudah pasti ramai, tetapi bagaimana Soundrenaline bisa bikin orang penasaran datang untuk melihat band-band baru. Itu keren,” ujar Jimmy.
The Upstairs Rasakan Nuansa Gigs Underground
The Upstairs kembali menjadi bagian dari jajaran penampil Soundrenaline 2026. Jimmy mengaku menikmati pengalaman tampil di lokasi baru, Ina Hall, yang menurutnya mampu menghadirkan atmosfer pertunjukan underground dalam skala lebih besar.
“Rasanya seperti gigs underground, tapi besar. Aura festivalnya tetap ada, tetapi rasa underground-nya juga masih terasa. Itu yang saya suka,” tuturnya.
Antusiasme penonton juga menjadi salah satu hal yang membuat penampilan The Upstairs semakin hidup. Respons publik, menurut Jimmy, turut memengaruhi energi para personel di atas panggung.
“Kalau penonton responsif, energinya langsung pindah ke pemain di atas panggung. Itu yang bikin kami makin semangat tampil,” ucapnya.
Melalui musik dance dan new wave yang menjadi ciri khasnya, The Upstairs tidak hanya mengajak penonton berpesta. Jimmy mengatakan band tersebut juga membawa berbagai cerita mengenai kehidupan masyarakat perkotaan melalui lirik-lirik lagunya.
“Kami memang mengajak orang untuk party, tetapi di balik itu ada cerita-cerita tentang kehidupan kota, tentang apa yang dialami orang-orang sehari-hari. Itu yang ingin kami sampaikan lewat lagu,” jelasnya.
Dalam penampilannya kali ini, The Upstairs turut menghadirkan kolaborasi dengan seorang musisi hip-hop. Jimmy mengatakan proses membangun chemistry berlangsung cepat karena mereka memiliki ketertarikan yang sama terhadap musik.
“Dia cuma minta beberapa bagian untuk masuk. Terus kami diskusi, saya kasih tantangan juga untuk isi verse lain, dan ternyata nyambung. Anaknya juga asyik diajak ngobrol soal musik,” katanya.
Apabila kembali mendapat kesempatan tampil di Soundrenaline pada tahun depan, Jimmy mengaku tertarik berkolaborasi dengan musisi lintas genre, salah satunya Naykilla.
Menurutnya, perpaduan dangdut, hard rock, dan nuansa new wave yang dibawa Naykilla berpotensi menghasilkan kolaborasi panggung yang menarik.
“Saya memang pengin kolaborasi sama yang dekat dengan dance music. Naykilla salah satunya, seru juga kalau bisa diwujudkan,” pungkas Jimmy. (Z-10)

















































