Jangan Abaikan Benjolan Hilang-Timbul pada Anak, Waspada Gejala Hernia!

2 weeks ago 23
Jangan Abaikan Benjolan Hilang-Timbul pada Anak, Waspada Gejala Hernia! ilustrasi(freepik)

MENEMUKAN benjolan asing pada tubuh anak tentu membuat orangtua khawatir. Salah satu gejala yang kerap luput dari perhatian adalah munculnya benjolan yang bersifat hilang-timbul di area lipat paha, kantong kemaluan, atau pusar anak. Kondisi ini bisa jadi merupakan indikasi adanya penyakit hernia yang memerlukan penanganan medis segera.

Dokter Spesialis Bedah Anak Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Kozzy, Sp.BA, mengingatkan para orang tua agar tidak menganggap sepele kondisi tersebut, meskipun sang buah hati masih terlihat aktif bermain.

"Hernia pada anak sering kali terlihat sebagai benjolan yang hilang-timbul. Walaupun anak tampak aktif, orang tua sebaiknya memeriksakan kondisi tersebut agar penyebabnya dapat dipastikan," ujar dr. Kozzy dikutip dari Antara, Sabtu (11/7).

Secara medis, hernia terjadi ketika jaringan atau organ di dalam perut menonjol keluar melalui celah atau dinding otot yang melemah. Masalah kesehatan ini bisa dialami oleh bayi yang baru lahir (neonatus) hingga anak-anak usia yang lebih besar.

Jenis Hernia yang Paling Sering Menyerang Anak

Menurut dr. Kozzy, ada dua jenis hernia yang jamak dijumpai pada pasien anak:

Hernia Inguinalis (Lipat Paha): Merupakan jenis yang paling sering ditemukan. Berdasarkan data American Academy of Pediatrics, hernia ini terjadi pada 8 hingga 50 kasus per 1.000 kelahiran hidup bayi cukup bulan, dengan risiko yang jauh lebih tinggi pada bayi yang lahir prematur.

  • Pada Anak Laki-laki: Benjolan dapat turun hingga ke kantong kemaluan (skrotum).
  • Pada Anak Perempuan: Benjolan biasanya muncul di area labia (bibir kemaluan).

Hernia Umbilikalis (Pusar): Ditandai dengan adanya benjolan atau tonjolan tepat di area pusar anak.

Bagaimana Cara Mengenali Gejalanya?

Benjolan akibat hernia inguinalis umumnya memiliki karakteristik yang unik. Benjolan akan terlihat lebih jelas dan membesar saat tekanan di dalam perut anak meningkat, misalnya ketika anak:

  • Menangis kencang
  • Batuk atau bersin
  • Mengejan saat buang air besar
  • Berdiri atau aktif bergerak

Sebaliknya, benjolan tersebut biasanya akan mengecil atau menghilang dengan sendirinya saat anak dalam posisi berbaring atau sedang dalam kondisi tenang.

Tanda Bahaya (Red Flags) yang Wajib Diwaspadai

Orangtua harus segera membawa anak ke instalasi gawat darurat (IGD) jika benjolan hilang-timbul tersebut berubah menunjukkan gejala komplikasi seperti berikut:

  • Anak tampak sangat rewel dan mengeluhkan nyeri hebat di sekitar benjolan.
  • Benjolan berubah warna menjadi kemerahan, membesar, dan terasa keras.
  • Benjolan menetap (tidak bisa masuk kembali ke dalam perut saat anak tenang).
  • Disertai gejala sistemik seperti muntah-muntah, perut kembung, demam, lemas, hingga anak mogok makan.

Risiko Jika Dibiarkan: Berbeda dengan hernia pusar yang sebagian besar bisa menutup sendiri seiring tumbuh kembang anak, hernia inguinalis tidak bisa sembuh sendiri. Jika dibiarkan, usus atau jaringan perut yang keluar berisiko terjepit (strangulasi) di celah hernia. Kondisi ini dapat menyumbat aliran darah dan memicu kerusakan atau kematian jaringan organ yang fatal.

Metode Penanganan

Langkah penanganan hernia akan disesuaikan oleh dokter spesialis bedah anak berdasarkan usia pasien, ukuran benjolan, serta tingkat keparahan gejala. Untuk kasus hernia inguinalis, tindakan operasi umumnya menjadi jalan keluar utama.

Salah satu prosedur standar yang aman adalah herniotomy, yaitu operasi untuk mengembalikan jaringan atau usus yang keluar ke posisi semula, kemudian menutup celah otot yang longgar agar hernia tidak kambuh di kemudian hari.

Saat ini, tindakan bedah juga sudah berkembang menggunakan pendekatan laparoskopi (bedah minimal invasif). Metode ini memanfaatkan bantuan kamera khusus dengan sayatan yang sangat minim, sehingga proses pemulihan anak pascaoperasi bisa berjalan jauh lebih cepat.

(Ant/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |