Harry Kane Bantah Keretakan Skuad Inggris Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Lawan Argentina

1 week ago 13
Harry Kane Bantah Keretakan Skuad Inggris Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Lawan Argentina Kapten timnas Inggris Harry Kane(AFP/Mauro PIMENTEL)

KAPTEN timnas Inggris, Harry Kane, menegaskan bahwa skuad The Three Lions tetap berada dalam kondisi "sepenuhnya bersatu" menjelang laga krusial semifinal Piala Dunia 2026 melawan timnas Argentina.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas spekulasi adanya keretakan setelah Jude Bellingham tampak mempertanyakan penilaian manajer Thomas Tuchel terkait performa tim saat mengalahkan timnas Norwegia.

Inggris memastikan tempat di empat besar setelah meraih kemenangan tipis 2-1 atas Norwegia dalam laga yang menguras fisik di tengah cuaca panas Miami, Minggu (12/7). Namun, kemenangan tersebut diwarnai komentar tajam dari Tuchel yang menyebut anak asuhnya "beruntung" dan mengaku "tidak senang" dengan performa tim dalam segala aspek.

Menanggapi kritik sang manajer, Bellingham memberikan reaksi singkat, "Ya, terserahlah. Sangat sulit di luar sana, itu adalah tugas yang berat," yang kemudian memicu spekulasi mengenai ketegangan di ruang ganti.

Kane Bela Bellingham dan Tuchel

Berbicara kepada BBC Sport Senin (13/7/2026), Kane berusaha meredam situasi. Ia menilai reaksi Bellingham adalah hal yang wajar mengingat kondisi fisik dan mental setelah pertandingan yang melelahkan.

"Ketika Anda memainkan pertandingan seperti itu dan ditanya lima menit setelah peluit akhir, sementara dia tidak benar-benar tahu apa yang telah dikatakan (oleh Tuchel), apa yang Anda harapkan dari Jude?" ujar Kane.

Kane juga mengkritik upaya media yang mencoba menciptakan narasi perpecahan di dalam tim.

"Kami baru saja melewati sebuah pertempuran. Sangat mudah untuk mencoba menciptakan perpecahan ini, sepertinya itu sudah menjadi kebiasaan Inggris di turnamen besar. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Grup ini berada di posisi sekarang karena kebersamaan kami yang utuh, bukan hanya pemain, tapi juga pelatih dan staf," papar Kane.

Gaya Manajerial Thomas Tuchel

Sejak mengambil alih kursi kepelatihan dari Gareth Southgate, Thomas Tuchel membawa gaya kepemimpinan yang lebih ekspresif dan blak-blakan. Kane memandang perbedaan ini sebagai nilai positif bagi tim.

"Dia (Tuchel) menunjukkan perasaannya secara terbuka dan orang-orang menghargai itu. Saat dia berbicara, itu tidak pernah berdasarkan naskah. Itulah yang membuatnya menjadi dirinya sendiri," tambah penyerang Bayern Muenchen tersebut.

Menurut Kane, kejujuran Tuchel justru membangun kepercayaan di dalam skuad.

"Ketika itu datang secara alami, Anda percaya pada apa yang dia katakan dan pendekatannya. Dia adalah salah satu manajer terbaik di dunia karena suatu alasan. Kami memahaminya. Selama dua tahun terakhir, kami telah mengenalnya dan tahu apa yang membuatnya senang."

Menatap Semifinal Melawan Argentina

Inggris kini mengalihkan fokus sepenuhnya ke pertandingan semifinal yang akan digelar di Atlanta pada Kamis (16/7) dini hari WIB. Lawan yang menanti adalah juara bertahan Argentina, yang melaju ke semifinal setelah menumbangkan Swiss dengan skor 3-1.

Laga ini diprediksi akan menjadi ujian terberat bagi taktik Tuchel dan mentalitas skuad Inggris dalam upaya mereka merengkuh trofi juara dunia. (bbc/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |