Harga TBS Sawit di Aceh Utara Bertahan Tinggi Rp2.700 per Kilogram

1 week ago 14
Harga TBS Sawit di Aceh Utara Bertahan Tinggi Rp2.700 per Kilogram Pekerja mengangkut dan mengatur tandan buah sawit segar di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

PETANI kelapa sawit di Provinsi Aceh tengah diselimuti kegembiraan. Hal ini dipicu oleh harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terus bertahan di level tinggi sejak Juni 2025 hingga pertengahan 2026.

Kondisi harga yang stabil dan menguntungkan ini memotivasi para petani di provinsi paling barat Indonesia tersebut untuk lebih giat merawat perkebunan mereka. Pantauan di lapangan menunjukkan para petani semakin rajin membersihkan lahan guna menjaga produktivitas tanaman sawit mereka.

Teungku Zakaria, salah seorang petani, mengungkapkan bahwa tren positif ini sudah dirasakan sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, harga telah menunjukkan stabilitas yang baik bagi kesejahteraan petani.

"Pada awal Mei 2026, harga sawit sudah bertahan pada kisaran Rp2.500 hingga Rp2.700 per kilogram. Sekarang sudah bertahan sekitar satu bulan di angka Rp2.700 per kilogram," ujar Teungku Zakaria kepada Media Indonesia, Sabtu (11/7).

Kenaikan dan stabilitas harga ini terlihat nyata di beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Utara. Di Kecamatan Matangkuli, Paya Bakong, dan Kecamatan Pirak Timu, harga TBS sawit dilaporkan mencapai Rp2.700 per kg. Angka tersebut dinilai sangat berpihak dan memberikan margin keuntungan yang layak bagi petani setempat.

Abdullah, petani sawit asal Kecamatan Pirak Timu, mengakui bahwa tingginya harga TBS saat ini memberikan dampak signifikan terhadap kondisi finansial keluarga dan masyarakat sekitar. Ia menyebut sektor sawit menjadi tulang punggung perekonomian warga yang kini mulai menguat.

"Meskipun ada suka-dukanya dalam menjalani profesi ini, namun harga saat ini cukup terasa dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi kami. Mudah-mudahan harga ini terus bertahan dan selalu mendapat keuntungan yang membahagiakan," tutur Abdullah.

Stabilitas harga TBS di Aceh diharapkan dapat terus terjaga guna mendukung pemulihan dan penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya di sektor perkebunan yang menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak warga di Aceh Utara. (MR/E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |