Hamilton Kejar Rekor Schumacher di GP Belgia demi Pangkas Jarak dari Antonelli

1 week ago 5
Hamilton Kejar Rekor Schumacher di GP Belgia demi Pangkas Jarak dari Antonelli Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton.(Dok. BBC)

PEMBALAP Ferrari, Lewis Hamilton, membidik kemenangan krusial di Grand Prix Belgia akhir pekan ini untuk menyamai rekor legendaris Michael Schumacher. Hamilton mengincar kemenangan keenamnya di Sirkuit Spa-Francorchamps guna menjaga asa dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 musim 2026.

Hamilton saat ini terpaut 32 poin dari pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, yang memimpin klasemen sementara dengan 179 poin. Meski Antonelli unggul, performanya menurun setelah gagal meraih poin dalam dua dari tiga balapan terakhir. Sebaliknya, Ferrari tengah berada dalam tren positif setelah memenangi dua seri terakhir melalui Charles Leclerc dan Hamilton.

Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengakui bahwa masalah keandalan mobil menjadi kendala utama timnya saat ini. "Masalah keandalan mobil telah membuat kami kehilangan poin. Dalam kejuaraan yang sangat kompetitif seperti ini, itu adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi," ujar Wolff sebagaimana dikutip dari AFP.

Bagi Hamilton, Spa-Francorchamps memiliki nilai sejarah yang mendalam. Ia berpeluang mencatatkan diri sebagai pembalap tersukses di sirkuit ini jika mampu naik podium tertinggi. Hamilton sebenarnya bisa saja melampaui rekor Schumacher lebih awal jika tidak kehilangan kemenangan akibat penalti kontroversial pada musim 2008 silam.

Namun, langkah Hamilton dipastikan tidak mudah. Rekan setimnya, Charles Leclerc, dan pembalap Red Bull, Max Verstappen, juga mengincar kemenangan keempat mereka di Belgia. Verstappen berharap bisa bangkit setelah mengalami kendala teknis pada sayap belakang di GP Inggris sebelumnya.

Selain persaingan di papan atas, McLaren juga datang dengan motivasi tinggi untuk menebus hasil mengecewakan di Silverstone. Mengingat Oscar Piastri adalah pemenang GP Belgia musim lalu, tim asal Woking ini diprediksi akan menjadi ancaman serius di lintasan cepat yang rawan perubahan cuaca ekstrem tersebut. (AFP/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |