Erling Haaland(AFP)
EFEK performa impresif Erling Haaland di panggung Piala Dunia 2026 ternyata tidak hanya bergaung di belahan bumi Eropa, melainkan hingga ke Amerika Latin. Badan Pencatatan Identitas Sipil Peru (Reniec) melaporkan adanya fenomena unik di mana ratusan orangtua di negara tersebut berbondong-bondong menamai bayi mereka yang baru lahir dengan nama sang mesin gol tim nasional Norwegia.
Sinar Haaland memang menyilaukan sepanjang turnamen sepak bola terakbar edisi kali ini. Penyerang tajam berusia 25 tahun tersebut tampil kesetanan dengan mengemas tujuh gol hanya dari empat pertandingan.
Puncaknya, striker asal Manchester City itu memborong dua gol kemenangan dalam laga bersejarah menyingkirkan raksasa dunia, Brasil, sekaligus mengantar Norwegia menembus babak perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah guna menantang Inggris.
Data resmi Reniec mencatat, antusiasme luar biasa publik Peru telah menghasilkan 468 bayi baru lahir yang menyandang nama belakang "Haaland". Lebih spesifik lagi, sebanyak 91 bayi didaftarkan secara resmi menggunakan nama lengkap: Erling Haaland.
"Pesona para bintang sepak bola dunia selalu berhasil menjadi stimulus dan sumber inspirasi kultural bagi masyarakat Peru saat memberikan identitas bagi buah hati mereka," ungkap Juru Bicara Reniec, Ivan Torres, dalam wawancara bersama Panamericana Television, Jumat (10/7) waktu setempat.
Tradisi Unik Fanatisme Sepak Bola Peru
Torres menambahkan, grafik pendaftaran nama bayi "Haaland" ini melonjak sangat signifikan dalam hitungan minggu setelah kick-off turnamen dimulai, dan mencapai puncaknya sesaat setelah Norwegia dipastikan mengunci tiket babak delapan besar. "Dalam konteks nama ini, Haaland kini juga menjadi bagian dari Peru," kelakarnya.
Fenomena ini sejatinya bukan hal baru dalam konstelasi sosial di Peru. Kegemaran mengadopsi nama pesepak bola top dunia sudah menjadi tradisi turun-temurun bagi para orang tua baru di negara tersebut sebagai bentuk pelampiasan fanatisme olahraga.
Berdasarkan database kependudukan nasional Peru, nama megabintang Brasil, Neymar, masih memegang rekor tertinggi dengan jumlah fantastis mencapai 33.809 orang.
Di posisi berikutnya, nama kapten Argentina Lionel Messi bertengger dengan diadopsi oleh 3,402 warga Peru, disusul ikon Portugal Cristiano Ronaldo (1.185 orang). Tren ini diprediksi akan terus berkembang dinamis, mengingat nama bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, juga mulai naik daun dan telah disandang oleh 1.241 bayi Peru di generasi teranyar tahun ini.
(AFP/P-4)

















































