Cuplikan adegan dari film Solata(imdb)
FILM layar lebar bertajuk Solata (Teman adalah Keluarga yang Kita Pilih) mencatatkan kontras tajam dalam perjalanannya di sirkuit festival film tahun 2026.
Meski gagal meraih prestasi di ajang domestik, khususnya pada Festival Film Bandung (FFB) yang digelar Juli 2026, karya ini justru memanen apresiasi tinggi di panggung internasional, terutama di daratan Eropa.
Sutradara sekaligus produser film Solata, Ichwan Persada, memberikan tanggapannya terkait fenomena ini saat ditemui di Makassar, Sabtu (20/7). Menurutnya, hasil di FFB menjadi refleksi mendalam bagi sistem apresiasi festival film di dalam negeri.
"Ini menjadi refleksi kita bersama atas sistem apresiasi festival domestik. Meski karya-karya kita diapresiasi oleh luar negeri, belum tentu hal itu terjadi di negeri kita sendiri karena mungkin adanya sudut pandang lain," ujar Ichwan.
Ichwan menilai, ekosistem festival domestik kerap kali terjebak pada prioritas popularitas nama besar dibandingkan substansi dan kualitas artistik murni dari sebuah karya. Ia bahkan mengaitkan kondisi ini dengan preseden dua tahun lalu yang menimpa film Women From Rote Island, di mana akting luar biasa para aktornya luput dari rekognisi Festival Film Indonesia (FFI).
Ia mengkhawatirkan jika pola "diskriminasi berbasis ketenaran" ini terus berlanjut, maka ekosistem perfilman nasional perlu melakukan evaluasi besar-besaran agar kualitas karya tetap menjadi panglima tertinggi dalam penilaian.
Prestasi Internasional Film Solata
Berbanding terbalik dengan hasil di dalam negeri, film produksi Walma Pictures dan Indonesia Sinema Persada yang digarap pada 2025 ini terus membuktikan taringnya di kancah global. Pada Juni 2026, Solata berhasil menyabet penghargaan khusus untuk kategori kebudayaan dan kemanusiaan dari Golden FEMI Film Festival di Bulgaria.
Berikut adalah rekam jejak dan jadwal perjalanan internasional film Solata sepanjang tahun 2026:
| Juni 2026 | Golden FEMI Film Festival, Bulgaria | Pemenang Penghargaan Khusus Kebudayaan & Kemanusiaan |
| Juli 2026 | Festival Film Bandung, Indonesia | Tanpa Penghargaan |
| September 2026 | ASEAN Plus Three Film Festival, Cekoslowakia | Terkonfirmasi Hadir |
| Mendatang | Tirana International Film Festival, Albania | Menunggu Hasil Seleksi (Kualifikasi Oscar) |
| Mendatang | 5th Jordan Children and Youth Film Festival, Amman | Partisipasi (Dukungan KBRI Yordania) |
Ichwan menambahkan bahwa apresiasi dunia internasional sangat besar, terutama dengan masuknya Solata dalam radar Tirana International Film Festival di Albania, yang merupakan festival berkualifikasi Oscar. Selain itu, film ini juga menjalankan misi diplomasi budaya di Timur Tengah melalui fasilitasi dari KBRI Yordania.
"Keberhasilan menembus berbagai festival internasional, mulai dari Balkan hingga Timur Tengah, menunjukkan bahwa sinema Indonesia memiliki kekuatan naratif dan visual yang melampaui batas bahasa dan budaya," pungkasnya. (Ant/Z-1)

















































