Trofi Piala Dunia(AFP/Fabrice COFFRINI )
PRESIDEN FIFA, Gianni Infantino, melemparkan wacana besar terkait masa depan turnamen sepak bola paling bergengsi di planet ini. Pihak otoritas sepak bola tertinggi dunia tersebut dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim.
Langkah ini didasari oleh pandangan bahwa semakin banyak negara yang kini memiliki kualitas mumpuni dan layak mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan mimpi tampil di panggung dunia. Infantino menegaskan bahwa inklusivitas global menjadi kunci utama dalam pengembangan sepak bola modern.
Visi Inklusivitas Global
Menurut Infantino, keputusan mengenai penambahan peserta ini akan dibahas lebih mendalam setelah turnamen yang sedang berjalan saat ini berakhir. Ia menekankan bahwa Piala Dunia tidak boleh hanya berfokus pada kekuatan tradisional di Eropa dan Amerika Selatan saja.
"Wacana (penambahan peserta) ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia," ujar Infantino sebagaimana dikutip dari media Swiss, Bluewin, Minggu (13/7).
Ia meyakini bahwa setiap negara anggota FIFA harus memiliki jalur yang lebih terbuka untuk berpartisipasi. Dengan menambah kuota, mimpi negara-negara berkembang untuk bersaing di level tertinggi menjadi lebih realistis.
Evaluasi Positif Format 48 Tim
Optimisme Infantino untuk menambah peserta menjadi 64 tim pada edisi 2030 tidak lepas dari keberhasilan transisi ke format 48 tim yang diterapkan pada Piala Dunia 2026. Sebagai informasi, edisi 2026 merupakan kali pertama turnamen menggunakan 48 peserta, yang juga memperkenalkan sistem tiket babak gugur melalui klasemen peringkat ketiga terbaik.
Infantino menilai format tersebut telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peta persaingan sepak bola dunia.
"Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi," ungkapnya kepada Sky Sports.
Data menunjukkan bahwa perluasan peserta terbukti membuat persaingan semakin merata. Infantino menyoroti pencapaian luar biasa dari berbagai konfederasi yang sebelumnya jarang mendominasi.
Catatan Keberhasilan Ekspansi Peserta:
- Tim dari setiap benua berhasil mencetak gol dan meraih minimal satu poin.
- Sembilan dari sepuluh tim asal Afrika berhasil menembus fase gugur.
- Peluang lebih besar bagi negara di luar kekuatan tradisional sepak bola.
Keberhasilan tim-tim Afrika dan wakil dari benua lain menjadi bukti konkret bagi FIFA bahwa kualitas sepak bola global telah meningkat secara kolektif.
"Ini sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya memberi setiap tim kesempatan," pungkas Infantino.
Jika wacana 64 tim ini terealisasi pada 2030, Piala Dunia akan mengalami transformasi terbesar dalam sejarahnya, yang diprediksi akan semakin memperluas jangkauan pasar dan antusiasme penggemar sepak bola di seluruh penjuru dunia. (Ant/Z-1)

















































