El Nino, Pemprov DKI Setuju Modifikasi Cuaca Dua Kali Sepekan

6 hours ago 1
El Nino, Pemprov DKI Setuju Modifikasi Cuaca Dua Kali Sepekan Ilustrasi operasi modifikasi cuaca(Antara Foto)

MENGHADAPI fenomena El Nino,  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setuju agar operasi modifikasi cuaca (OMC) dilakukan dua kali dalam sepekan. El Nino memicu kemarau panjang di wilayah Indonesia.

Pramono mengatakan puncak El Nino diperkirakan akan berlangsung lama daripada 2023.

“Mungkin salah satu yang terpanjang dibandingkan dengan tahun 2023. Saya sudah memberikan persetujuan kalau bisa setiap minggu satu dua kalau memang awannya ada dibuat hujan buatan,” kata Pramono di Jakarta, Rabu (5 /8).

Berdasarkan data  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hujan diprakirakan akan turun pada akhir September atau pertengahan, dan minggu pertama atau kedua Oktober.

“Ada kemungkinan untuk bisa awan ada itu kecil. Tetapi, saya sudah memerintahkan dan kita sudah mempersiapkan,” ucap Pramono.

Salah satu fokus dalam penanganan fenomena El Nino, sambung Pramono yakni antisipasi terjadinya kebakaran. Ia mengimbau ketua RW untuk mempersiapkan alat pemadam api ringan (APAR).

“Karena sekarang karena cuacanya kering,” terang dia. 

Selain kebakaran, Pemprov DKI juga berupaya mengantisipasi kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta penyediaan air bersih.

Pada kesempatan terpisah, BMKG menyampaikan El Nino telah mencapai kategori kuat dan masih berpotensi meningkat menjadi sangat kuat. Fenomena ini memicu musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia. (Ant/H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |