Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, saat mengunjungi Purwakarta.(MI/REZA SUNARYA)
KEPALA Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, menegaskan pembangunan desa menjadi kunci terwujudnya pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Di sisi lain, KSP juga memastikan seluruh program prioritas Presiden berjalan sesuai target.
"Program prioritas Presiden harus dipastikan berjalan dengan baik. Kami mengawasi agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya, saat melantik pengurus DPD Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) di Purwakarta, Senin (13/7).
Menurut dia, pembangunan desa merupakan implementasi dari visi Presiden untuk membangun Indonesia dari pinggiran. Dengan jumlah sekitar 75 ribu desa, kemajuan Indonesia sangat ditentukan oleh keberhasilan pembangunan di tingkat desa.
"Desa harus dipandang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Selain memiliki potensi sumber daya alam, desa juga mempunyai modal sosial yang kuat seperti gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan rasa saling percaya," ungkapnya.
Dudung menilai Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki posisi yang sangat strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan desa sekaligus memastikan program-program pemerintah terlaksana secara efektif dan tepat sasaran.
Organisasi BPD, lanjut dia, diharapkan terus memperkuat pengawasan terhadap pembangunan desa sehingga berbagai program yang dijalankan pemerintah, khususnya melalui Kementerian Desa, dapat berjalan sukses menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

















































