Dosen UNJ Latih Warga Kampung Melayu Kembangkan Usaha Jahit dan Pemasaran Digital

1 week ago 22
Dosen UNJ Latih Warga Kampung Melayu Kembangkan Usaha Jahit dan Pemasaran Digital Ilustrasi(Dok Istimewa)

DOSEN Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Program EQUITY yang didukung pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyelenggarakan pelatihan menjahit dan pemasaran digital bagi warga Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 6, 7, dan 13 Juli 2026 ini ditujukan untuk memperkuat keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha jasa jahit berbasis rumah tangga (home industry).

Program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kampung Melayu Melalui Pelatihan Menjahit dan Pemasaran Digital untuk Pengembangan Usaha Jasa Jahit Berbasis Home Industry” tersebut diikuti  20 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga. Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga menerima bantuan mesin jahit serta perlengkapan pendukung untuk menunjang aktivitas usaha yang dapat dijalankan dari rumah.

Dalam keterangannya hari ini,Ketua Tim pelaksana, Rahayu Purnama, mengutarakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi warga.

Menurut dia, penguatan kapasitas masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelatihan teknis,  juga dengan memberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran yang relevan dengan perkembangan teknologi digital saat ini.

“Peserta tidak hanya belajar menjahit, juga dibekali kemampuan untuk memasarkan produk secara lebih luas melalui platform digital. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan,” ujar Rahayu.

Pelaksanaan program melibatkan dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana UNJ, yakni Melly Prabawati, dan Churnia Sari, serta delapan mahasiswa yang berperan sebagai tutor dan pendamping lapangan. Kegiatan juga menggandeng Kelurahan Kampung Melayu sebagai mitra nasional.

Kolaborasi

Selain itu, program menghadirkan kolaborasi internasional melalui keterlibatan Prof. Madya Ts. Rosita Mohd Tajuddin dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Kehadiran akademisi dari Malaysia tersebut memberikan wawasan mengenai pengembangan keterampilan menjahit dan kewirausahaan berbasis teknologi yang berkembang di Indonesia maupun Malaysia.

Materi pelatihan disusun secara bertahap. Pada hari pertama, peserta mendapatkan pengenalan mesin jahit, mulai dari fungsi bagian-bagian mesin, teknik pengoperasian, hingga praktik dasar menjahit. Tahap ini dirancang untuk memastikan seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai penggunaan alat sebelum memasuki sesi produksi.

Pada hari kedua, peserta mengikuti praktik pembuatan lima produk fesyen, yaitu mukena, daster, pouch make-up, rok mukena, dan vest. Selama proses tersebut, peserta didampingi langsung oleh dosen dan mahasiswa untuk memastikan setiap tahapan pengerjaan dapat dilakukan dengan baik.

Sementara itu, hari ketiga difokuskan pada pelatihan branding dan pemasaran digital. Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan sejumlah platform digital, seperti WhatsApp Business, Instagram, Shopee, dan TikTok, sebagai sarana promosi dan penjualan produk. Materi yang diberikan mencakup pembuatan identitas usaha, penyusunan konten promosi, hingga strategi menjangkau konsumen melalui media digital.

Lurah Kampung Melayu, Sekretaris Lurah, dan Ketua PKK Kelurahan Kampung Melayu turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyambut baik pelatihan yang dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama perempuan yang ingin menjalankan usaha dari rumah.

Melalui program ini, UNJ berupaya mendorong penguatan usaha mikro berbasis keluarga sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk kegiatan ekonomi. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UNJ melalui Program EQUITY dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(H-2)
 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |