Donald Trump Dijadwalkan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

1 week ago 2
Donald Trump Dijadwalkan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 (Al Jazeera)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan bakal mengambil peran sentral dalam seremoni penutupan Piala Dunia 2026. Trump disebut-sebut akan menyerahkan trofi juara kepada pemenang laga final yang mempertemukan Argentina kontra Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey, pada Senin (20/7) dini hari WIB.

Kehadiran orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut telah dikonfirmasi untuk menyaksikan langsung partai puncak turnamen sepak bola terbesar sejagat ini. Kehadirannya dinilai sebagai simbol kesuksesan Amerika Serikat sebagai tuan rumah penyelenggara.

"Kehadiran Presiden akan menjadi penutup bagi Piala Dunia yang paling banyak ditonton, paling aman, dan paling sukses dalam sejarah Amerika Serikat. Ini menjadi akhir yang tepat bagi turnamen ini," ujar Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam keterangannya pada Sabtu (18/7).

Tradisi Kepala Negara dan FIFA

Walaupun kehadiran Trump sudah dipastikan, pihak Gedung Putih hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai apakah sang Presiden akan secara langsung menyerahkan trofi ikonik tersebut kepada kapten tim pemenang. Namun, sinyal positif datang dari otoritas tertinggi sepak bola dunia.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengungkapkan bahwa rencana keterlibatan Trump dalam prosesi penyerahan trofi memang sedang dimatangkan. Infantino menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan tradisi Piala Dunia, yaitu kepala negara tuan rumah biasanya turut serta dalam seremoni podium.

Sebagai perbandingan, pada edisi Piala Dunia 2022 di Qatar, trofi diserahkan oleh Gianni Infantino bersama Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani kepada timnas Argentina yang keluar sebagai kampiun. Pola serupa diharapkan terulang di Stadion MetLife guna menandai berakhirnya turnamen edisi ke-23 ini.

Sorotan terhadap Keterlibatan Trump

Keterlibatan Donald Trump dalam dinamika Piala Dunia 2026 sebenarnya menyita perhatian publik sebelum laga final dimulai. Selain rencana kehadirannya di partai puncak, Trump sempat menjadi buah bibir saat melakukan intervensi terkait sanksi yang diterima pemain timnas Amerika Serikat.

Trump diketahui turun tangan ketika penyerang andalan AS, Folarin Balogun, dijatuhi hukuman skorsing sementara. Langkah sang Presiden tersebut memicu reaksi beragam di kancah internasional. Sebagian penggemar sepak bola di Amerika Serikat memberikan dukungan atas pembelaan tersebut, tetapi tidak sedikit suporter dari luar negeri yang melontarkan kritik terhadap campur tangan politik dalam urusan disiplin olahraga.

Laga final antara Argentina dan Spanyol sendiri diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling ikonik, mengingat status Argentina sebagai juara bertahan dan Spanyol yang tampil impresif sepanjang turnamen. Kehadiran Trump di podium juara nanti akan menambah dimensi politis dan historis dalam penutupan pesta bola empat tahunan ini. (I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |