Dituding Anak Emas FIFA, Ini Jawaban Lionel Messi

1 week ago 13
Dituding Anak Emas FIFA, Ini Jawaban Lionel Messi Lionel Messi melakukan selebrasi.(Instagram/afaseleccion)

Lionel Messi menepis anggapan Argentina ke final Piala Dunia 2026 terjadi karena bantuan wasit atau perlakuan istimewa. Kapten Albiceleste menegaskan keberhasilan timnya lahir dari konsistensi dan mental juara yang dibangun selama beberapa tahun terakhir.

Argentina memastikan tempat di partai puncak setelah membalikkan keadaan untuk menundukkan Inggris 2-1 pada semifinal. Sempat tertinggal, Albiceleste bangkit lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez yang sama-sama berawal dari assist Messi.

Hasil tersebut membawa Argentina ke final Piala Dunia untuk kedua edisi beruntun sekaligus membuka peluang menjadi tim pertama sejak Brasil pada 1958 dan 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia. Messi mengatakan pencapaian itu tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, hanya sedikit tim yang mampu menembus dua final Piala Dunia secara beruntun.

"Mencapai dua final Piala Dunia berturut-turut adalah sesuatu yang sangat sedikit tim bisa lakukan, dan kelompok ini berhasil melakukannya. Kalau kami kalah dari Inggris, pasti akan ada yang kembali melontarkan berbagai omong kosong. Untungnya kami tidak memberi mereka kesempatan," kata Messi seperti dikutip ESPN.

Sepanjang turnamen, Argentina beberapa kali harus bekerja keras untuk lolos. Mereka melewati hadangan Tanjung Verde dan Swis hingga babak tambahan waktu, lalu menciptakan comeback dramatis saat mengalahkan Mesir 3-2.

Namun, perjalanan itu juga diiringi kritik. Pelatih Swiss dan Mesir sempat mempertanyakan sejumlah keputusan wasit. Bahkan pelatih Mesir Hossam Hassan menuding Argentina mendapat perlakuan khusus dari otoritas sepak bola dunia. Di media sosial juga beredar klaim yang menuding jalur Argentina menuju final lebih menguntungkan.

Messi menjawab semua tudingan tersebut lewat performa tim di lapangan. Dia menilai Argentina membuktikan kualitasnya dalam empat tahun terakhir. Keberhasilan kembali mencapai final menjadi bukti bahwa prestasi Argentina bukan kebetulan.

"Kami adalah tim terbaik dalam empat tahun terakhir, suka atau tidak suka. Apa pun yang orang katakan," ucap Messi.

"Sekali lagi kami membuktikan kami termasuk dua tim terbaik di dunia. Itu menunjukkan semua yang kami capai bukan kebetulan dan tidak ada satu pun yang diberikan begitu saja kepada kami," tegas eks pemain Barcelona tersebut.

Sebelumnya, pelatih Argentina Lionel Scaloni juga enggan menanggapi tudingan mengenai kepemimpinan wasit maupun FIFA. Dia menyarankan publik agar tidak terlalu terpengaruh oleh berbagai narasi yang beredar di media sosial. (E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |