Ilustrasi(Dok Istimewa )
MENYIAPKAN biaya pendidikan anak kini tidak lagi cukup mengandalkan tabungan. Kenaikan biaya pendidikan serta berbagai ketidakpastian di masa depan membuat keluarga perlu menyusun perencanaan yang lebih komprehensif, mulai dari menentukan tujuan pendidikan, menyiapkan pendanaan, hingga memastikan rencana tersebut tetap berjalan meski menghadapi berbagai risiko kehidupan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Prasetiya Mulya bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia memperkenalkan Danamon Prasmul EduWealth (DPEW), sebuah ekosistem perencanaan pendidikan yang menggabungkan layanan pendidikan, perbankan, dan perlindungan asuransi dalam satu solusi.
Melalui konsep tersebut, keluarga tidak hanya didorong untuk menyusun target pendidikan anak secara lebih jelas, tetapi juga dibantu menyiapkan kebutuhan dana secara bertahap serta menjaga kesinambungan rencana pendidikan melalui perlindungan terhadap berbagai kemungkinan risiko.
Kolaborasi itu memadukan perspektif pendidikan dari Universitas Prasetiya Mulya, layanan keuangan dari Danamon, serta perlindungan asuransi dari Manulife Indonesia agar proses perencanaan pendidikan dapat dilakukan secara lebih terarah, berkelanjutan, dan menyeluruh.
Mengusung tema Unlock the Future, peluncuran DPEW menjadi bentuk sinergi antara institusi pendidikan, sektor perbankan, dan industri asuransi dalam mendukung perencanaan pendidikan jangka panjang.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Harry-Jusuf, Kampus BSD City Universitas Prasetiya Mulya itu dihadiri orang tua, kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, komunitas pendidikan, praktisi industri, serta jajaran pimpinan dari ketiga institusi.
Ketua Pengurus Yayasan Prasetiya Mulya Djisman S. Simandjuntak mengatakan, pendidikan merupakan investasi terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak. Menurutnya, mempersiapkan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan memilih universitas terbaik, tetapi juga memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi terbaiknya.
“Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang memilih universitas terbaik, tetapi juga memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih potensi terbaiknya. Melalui DPEW, kami ingin membantu keluarga Indonesia mempersiapkan perjalanan pendidikan anak secara lebih terarah, terencana, dan berkelanjutan,” ujarnya, dikutip pada Senin (13/7).
Ia menambahkan, tantangan dunia pendidikan pada masa mendatang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar keluarga memperoleh akses terhadap solusi yang lebih lengkap dalam mempersiapkan masa depan anak.
Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon Ivan Jaya mengatakan, tren kenaikan biaya pendidikan menjadikan perencanaan keuangan sejak dini semakin penting. Melalui DPEW, Danamon ingin membantu keluarga membangun kebiasaan menabung sekaligus mempersiapkan dana pendidikan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.
Sementara itu, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia Lauren Sulistiawati menilai perlindungan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perencanaan pendidikan jangka panjang. Menurutnya, perlindungan yang tepat dapat membantu keluarga menjaga keberlangsungan rencana pendidikan anak ketika menghadapi berbagai risiko kehidupan yang tidak terduga.
Dengan pendekatan yang terintegrasi, DPEW diharapkan dapat membantu keluarga di Indonesia menyusun perencanaan pendidikan secara lebih menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pendanaan, hingga perlindungan. (E-4)

















































