Cegah Kepunahan, Pemprov Sulteng Berencana Buka Jurusan Tenun di SMK

5 hours ago 1
Cegah Kepunahan, Pemprov Sulteng Berencana Buka Jurusan Tenun di SMK Ilustrasi(Dok Istimewa)

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengambil langkah progresif untuk menyelamatkan warisan budaya daerah. Pemprov kini tengah membahas rencana pembukaan jurusan khusus tenun di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Langkah ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan kain tenun khas Donggala.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido mengatakan, intervensi melalui jalur pendidikan formal sudah sangat mendesak. 

Saat ini, generasi lansia masih mendominasi mayoritas pengrajin kain tenun Donggala. 

Keterampilan bernilai tinggi ini terancam punah jika pemerintah tidak mengambil tindakan nyata. "Jangan sampai tenun kita hilang karena faktor usia para pengrajin. Kami harus melakukan regenerasi melalui institusi pendidikan agar warisan budaya ini tetap hidup," tegas Reny, Kamis (9/7).

Melalui jurusan tenun di SMK, Pemprov Sulteng berharap bisa menarik minat generasi muda. Lembaga pendidikan akan mengarahkan para siswa untuk melestarikan budaya sekaligus membangun ekonomi kreatif.

Nantinya, para siswa tidak hanya mempelajari teknik menenun tradisional. Guru juga akan mendorong siswa menciptakan model dan motif pakaian modern yang sesuai perkembangan zaman. Namun, produk tersebut harus tetap mempertahankan identitas asli Donggala.

Langkah ini bertujuannya untuk mengubah keterampilan menenun menjadi roda penggerak ekonomi yang mandiri. Pemprov juga menyiapkan produk lokal agar mampu bersaing di industri fesyen berkelanjutan tingkat dunia. Apalagi, festival ini juga menggandeng jaringan internasional seperti Eco Fashion Week Australia (EFWA).

“Kehadiran jurusan baru ini akan menjadi ruang belajar dan kolaborasi nyata yang inklusif bagi anak muda,” pungkas Reny. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |