ilustrasi(Antara)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali didistribusikan kepada para penerima manfaat seiring dimulainya kembali aktivitas sekolah setelah jeda masa libur. Badan Gizi Nasional (BGN) memanfaatkan masa jeda tersebut untuk melakukan penataan dan pembenahan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program di lapangan.
Wakil Kepala BGN, Arumsari, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memantau pelaksanaan program. Langkah ini bertujuan memastikan makanan diterima tepat waktu serta melihat kualitas pelayanan secara langsung.
"Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima," ujar Arumsari dalam keterangannya, Selasa (14/7).
Peninjauan di Wilayah Jakarta
Peninjauan dilakukan secara menyeluruh di berbagai sekolah dan SPPG yang tersebar di wilayah Jakarta. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain TK Trisula Perwari, SDN Paseban 09, SMP Trisula Perwari 2, SMP 88 Jakarta, SD 03 Lubang Buaya, SD 11 Jakarta, SMP 227 Jakarta, SMP Gita Kirtti 2, dan SDN Cideng 2.
Selain sekolah, pemantauan juga menyasar sejumlah SPPG, termasuk SPPG Gambir Duri Pulo, SPPG Cinere Gandul, SPPG Jakarta Pusat Kemayoran Sumur Batu, SPPG Jakarta Barat Kembangan Meruya Selatan 1, SPPG Mojopahit Petojo Selatan Gambir, SPPG Jakbar Palmerah II, SPPG Cipayung Setu 3, SPPG Pejaten Barat 5, SPPG Tanjung Priuk Sunter Jaya 1, SPPG Kayu Putih 2, hingga SPPG Bukit Duri Jakarta Selatan.
Evaluasi dan Penyempurnaan Operasional
Selain memantau distribusi, BGN menyerap masukan langsung dari para pelaksana di lapangan, mulai dari pengelola SPPG hingga pihak sekolah. Arumsari menegaskan bahwa masukan tersebut sangat krusial untuk penyempurnaan program secara berkelanjutan.
"Melalui kunjungan ini kami mencatat sejumlah hal yang perlu terus disempurnakan, baik dari sisi operasional, ketepatan waktu distribusi, koordinasi antarpihak, maupun kualitas layanan di lapangan. Seluruh hasil pemantauan akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan Program MBG semakin efektif dan tertib," tambahnya.
Selama masa penyesuaian, BGN telah memperkuat tata kelola dan menyempurnakan aspek operasional. Upaya ini merupakan komitmen lembaga untuk memastikan setiap penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

















































