Astra Maksimalkan 3 Lini Bisnis Ini untuk Dorong Pertumbuhan

7 hours ago 1

ASTRA International memperkuat fokus bisnis perusahaan pada sektor otomotif, jasa keuangan, dan alat berat dan solusi pertambangan untuk memaksimalkan pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang. Presiden Direktur PT Astra International Tbk., Rudy Chen, mengatakan perusahaan akan menjalankan strategi pengembangan bisnis yang terarah dan selaras dengan ekosistem, kapabilitas manajemen, dan membangun kemitraan strategis.

“Secara keseluruhan, strategi ini diharapkan dapat memperkuat kualitas portofolio bisnis dan meningkatkan efisiensi modal yang menghasilkan pertumbuhan laba serta nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rudy dalam keterangan tertulis pada Kamis, 4 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Rudy mengatakan tiga sektor tersebut berkontribusi sebesar 90 persen terhadap laba. Bisnis otomotif akan mengoptimalkan seluruh ekosistem otomotif milik Astra yang luas, mulai dari penjualan kendaraan baru dan bekas, penjualan suku cadang, layanan purna jual, dan dukungan dari jaringan pelanggan di seluruh Indonesia.

Kemudian di sektor jasa keuangan, Astra akan mengoptimalkan seluruh potensi ekosistem melalui beragam produk dan layanan untuk berbagai segmen pelanggan. Sedangkan di sektor alat berat dan solusi pertambangan, fokus perusahaan pada penguatan ekosistem rantai pasok serta pengembangan sumber pertumbuhan baru untuk memperkuat daya saing.

“Secara historis, Astra memiliki bisnis terdiversifikasi yang menjadi nilai tambah bagi perusahaan hingga hari ini,” ucap Rudy.

Dia memastikan perusahaan akan mengevaluasi setiap bisnis dan berbagai aspek, termasuk melihat tantangan pasar, optimalisasi posisi strategis masing-masing lini bisnis, potensi laba di masa depan, serta imbal hasil investasi. Kemudian, disiplin dalam alokasi modal akan tetap dipertahankan, serta penguatan belanja modal untuk pemeliharaan, pembayaran dividen yang konsisten, serta investasi yang memberikan nilai tambah dan melakukan share buyback pada tingkat valuasi yang tepat.

Dalam 10 tahun terakhir, laba bersih Astra International naik dari Rp 15 triliun pada 2015 menjadi Rp 33 triliun pada 2025. Pembagian dividen kepada pemegang saham juga meningkat dari Rp 113 per lembar pada 2015 menjadi Rp 390 per lembar pada 2025.

Perusahaan telah memberikan kontribusi sosial melalui program unggulan seperti Desa Sejahtera Astra yang mencakup empat bidang, yaitu kesehatan, pendidikan, kewirausahaan, dan lingkungan. Jumlah desa yang telah dibina di 35 provinsi sebanyak lebih dari 1.500 dan diklaim telah memberikan dampak nyata kepada 3 juta penerima manfaat.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |