Menteri Pendidikan India Mundur Usai Diprotes

2 hours ago 2

MENTERI Pendidikan India Dharmendra Pradhan akhirnya mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban setelah soal ujian diduga bocor. Hal ini kemudian memicu aksi protes para pemuda di seluruh negeri selama beberapa pekan terakhir.

Aksi protes kaum muda di India secara nasional itu dipimpin oleh kelompok gerakan Cockroach Janta Party (CJP) atau Partai Kecoak India. Hal ini menjadi pukulan bagi pemerintahan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pada Sabtu 26 Juli 2026, CJP mengumumkan berakhirnya aksi unjuk rasa yang menuntut pengunduran diri menteri pendidikan, pertanggungjawaban pemerintah, dan tuntutan lainnya.

Kompensasi akan diberikan kepada keluarga para siswa yang terdampak kontroversi terbaru tersebut seputar ujian masuk kedokteran tingkat nasional, menurut juru bicara partai itu.

Pradhan mengatakan pihaknya bertanggung jawab secara moral atas ketidakberesan yang terjadi seputar ujian pada Mei lalu. Dia juga mengatakan para siswa tidak seharusnya menderita akibat kelakuan tidak pantas segelintir orang.

"Situasi itu juga tidak boleh dimanfaatkan oleh kekuatan anti-nasional", tegasnya.

Lebih dari 2,2 juta orang mengikuti Ujian Kelayakan dan Tes Masuk Nasional (National Eligibility-cum-Entrance Test).

Ujian nasional tersebut kemudian dibatalkan karena terungkap adanya kebocoran soal, yang menyebabkan dilaksanakannya ujian ulang pada Juni.

Lebih dari 10 siswa dilaporkan mengakhiri hidup mereka akibat kontroversi seputar ujian tersebut.

PM Modi sebelumnya menyatakan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kebocoran soal ujian tersebut akan mendapat hukuman tegas. Modi pun terus berupaya menyelesaikan krisis melalui negosiasi antara pemerintahannya dan CJP.

Menurut pihak CJP, Pemerintah India meyakinkan gerakan tersebut bahwa kasus pidana yang diajukan terhadap para pengunjuk rasa akan dicabut dan tidak akan ada tindakan hukum lebih lanjut terhadap para peserta. Mereka pun mengharapkan konfirmasi tertulis dari pemerintah dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, aktivis lingkungan Sonam Wangchuk, yang bergabung dalam aksi protes pada 28 Juni dan melakukan mogok makan selama 26 hari, juga mengumumkan bahwa ia telah mengakhiri aksi mogok makannya.

CJP didirikan oleh Abhijeet Dipke, setelah pernyataan ketua Mahkamah Agung India menyamakan kaum muda pengangguran dengan "kecoak" memicu kampanye satir di dunia maya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |