Petenis Jerman Alexander Zverev(AFP/HENRY NICHOLLS)
PETENIS asal Jerman, Alexander Zverev, dipastikan naik ke peringkat dua dunia ATP, menggeser posisi Carlos Alcaraz. Kepastian ini didapat meski Zverev harus puas menjadi runner-up Wimbledon 2026 setelah mengakui keunggulan petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, di partai final pada Senin (13/7) WIB.
Pencapaian ini mempertegas tren positif Zverev sepanjang musim 2026. Sebelumnya, ia sukses merengkuh gelar Grand Slam perdana dalam kariernya di Roland Garros dan untuk pertama kalinya berhasil menembus partai puncak di lapangan rumput Wimbledon.
"Pada tahun ini ada perkembangan. Saya pikir saya mampu menekan mereka. Saya memang belum mengalahkan mereka tahun ini, tetapi saya berhasil memaksa mereka bermain hingga batas kemampuan," ujar Zverev sebagaimana dikutip dari ATP.
Pesaing Utama Dominasi Sinner-Alcaraz
Keberhasilan Zverev menembus posisi dua besar dunia memperkuat statusnya sebagai pesaing utama di tengah dominasi Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz yang menguasai turnamen-turnamen mayor dalam dua musim terakhir. Sepanjang musim ini, Zverev terbukti mampu memberikan perlawanan sengit kepada dua rival utamanya tersebut.
Di semifinal Australia Terbuka, ia memaksa Alcaraz bermain hingga lima set. Sementara di final Wimbledon, ia memberikan perlawanan ketat kepada Sinner dalam pertandingan empat set yang kompetitif.
"Walaupun berlangsung empat set, saya pikir itu adalah empat set yang sangat ketat dan juga bisa saja berlanjut hingga lima set," ungkap petenis berusia 29 tahun tersebut.
Evaluasi Final Wimbledon
Meski gagal membawa pulang trofi, Zverev mengaku puas dengan kualitas permainan yang ia tunjukkan di Centre Court. Ia menilai level permainannya dengan Sinner berada pada titik yang hampir setara, terutama pada dua set awal.
Namun, ia menyoroti satu momen krusial yang menjadi titik balik pertandingan, yakni kesalahan pukulan forehand pada awal tie-break set kedua. "Itu sedikit mengubah jalannya pertandingan. Namun secara keseluruhan saya pikir level pertandingan sangat bagus," tambahnya.
Transformasi Gaya Bermain
Peningkatan performa Zverev musim ini tidak lepas dari perubahan gaya bermain yang lebih agresif. Meski sempat kesulitan beradaptasi di awal musim, konsistensi dalam menerapkan strategi tersebut mulai membuahkan hasil manis.
"Itulah tenis yang ingin saya mainkan dan gaya bermain yang ingin saya terapkan. Saya yakin kami bergerak ke arah yang benar," pungkas Zverev yang juga mencatatkan rekor impresif dengan mencapai semifinal di empat dari lima turnamen ATP Masters 1000 musim ini.
| Peringkat ATP Terbaru | No. 2 Dunia (Menggeser Carlos Alcaraz) |
| Roland Garros 2026 | Juara (Gelar Grand Slam Pertama) |
| Wimbledon 2026 | Runner-up (Final Perdana di Wimbledon) |
| Australia Terbuka 2026 | Semifinalis |
| ATP Masters 1000 | 4 Kali Semifinal dari 5 Turnamen |
(Ant/Z-1)

















































