2 Tentara AS Tewas Akibat Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania

1 week ago 5
2 Tentara AS Tewas Akibat Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania ilustrasi: Serangan rudal oleh Iran.(ANTARA/IRNA/IRGC.)

KOMANDO Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengonfirmasi adanya korban jiwaakibat serangan udara masif yang diluncurkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Dua anggota militer AS dilaporkan tewas, satu prajurit dinyatakan hilang, dan beberapa lainnya terluka menyusul rentetan hantaman rudal balistik serta pesawat nirawak (drone) Iran yang menyasar pangkalan militer di Yordania dan Kuwait.

Centcom menyatakan bahwa empat personel militer yang sempat dilarikan ke rumah sakit saat ini telah dipulangkan, sementara prajurit yang mengalami cedera ringan sudah kembali bertugas.

"Sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga, Centcom akan menahan informasi tambahan, termasuk identitas para prajurit yang gugur, hingga 24 jam setelah keluarga terdekat diberitahu," bunyi pernyataan resmi Centcom yang dikutip dari BBC, Minggu (19/7). Pihak Pentagon hingga kini masih merahasiakan identitas serta detail lokasi spesifik insiden fatal tersebut.

Sebelumnya, melalui pernyataan pers nomor 29 yang dirilis pada Sabtu (18/7), IRGC mengumumkan telah meluncurkan gelombang ke-20 Operasi Nasr-2 (Kemenangan 2). Operasi udara berskala besar ini diklaim sebagai aksi pembalasan langsung atas serangan militer AS terhadap aset Iran pada Jumat malam (17/7/2026).

Dalam maklumat tertulisnya, Sayap Dirgantara IRGC mengklaim serangan presisi mereka berhasil menghantam hanggar pesawat tempur dan landasan pacu (runway) di Pangkalan Udara Al-Azraq, Yordania. Imbas serangan tersebut, Iran mengklaim dua jet tempur dan tiga pesawat militer AS hancur total, di samping kerusakan parah pada infrastruktur pangkalan.

IRGC menuding Washington sengaja melakukan agresi langsung ke Angkatan Bersenjata Iran untuk menutupi kegagalan strategis mereka di kawasan. Teheran juga mendakwa militer AS bertanggung jawab atas tewasnya sejumlah warga sipil akibat serangan AS sebelumnya yang menghancurkan fasilitas publik seperti rumah sakit, jembatan, jalur kereta api, pelabuhan, dan bandara. Atas dasar itu, Iran menyerukan pernyataan provokatif agar rakyat dan tentara Yordania melakukan aksi perlawanan karena wilayah mereka dijadikan basis militer asing.

(Ant/BBC/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |