Waspada Debu dan Abu Vulkanik di Musim Kemarau, Begini Cara Lindungi Diri!

2 hours ago 1
Waspada Debu dan Abu Vulkanik di Musim Kemarau, Begini Cara Lindungi Diri! Waspada Debu dan Abu Vulkanik di Musim Kemarau.(Dok. Kementerian )

WAKIL Ketua I Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Sukamto Koesnoe, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai paparan abu vulkanik dan debu selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang kering membuat partikel berbahaya bertahan lebih lama di udara dan memicu risiko kesehatan serius.

"Musim kemarau memperberat situasi karena abu tidak tercuci hujan, mengendap lama, lalu beterbangan lagi bercampur debu jalanan dan asap. Beban partikel di udara jadi menumpuk," ujar Sukamto di Jakarta, Selasa (8/9).

Untuk meminimalkan risiko di dalam rumah, ia menyarankan agar pintu dan jendela selalu tertutup rapat. Celah-celah kecil pada ventilasi sebaiknya disumbat menggunakan kain lembab guna menyaring partikel halus. Bagi pengguna pendingin udara (AC), sangat disarankan untuk mengaktifkan mode sirkulasi udara internal agar udara luar tidak masuk ke dalam ruangan.

Selama persebaran abu vulkanik masih berlangsung, aktivitas luar ruangan, terutama olahraga, sebaiknya dibatasi. Olahraga meningkatkan frekuensi dan kedalaman napas, yang berisiko membuat lebih banyak partikel halus masuk ke paru-paru. Jika terpaksa keluar rumah, masyarakat wajib menggunakan alat pelindung diri lengkap seperti masker (N95, KN95, atau FFP2), kacamata pelindung, pakaian lengan panjang, dan topi.

Prosedur kebersihan setelah beraktivitas juga menjadi kunci. Dr. Sukamto menekankan pentingnya segera mandi dan keramas setelah sampai di rumah. Pakaian yang terpapar debu luar ruangan harus dicuci secara terpisah. Selain itu, pastikan wadah air minum tertutup rapat serta cuci bersih sayur dan buah sebelum dikonsumsi.

Jika mata terasa berpasir akibat debu, sangat dilarang untuk menguceknya. Langkah yang benar adalah membilas mata dengan air bersih atau cairan salin. Masyarakat juga diimbau memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan agar tidak kering.

Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan, termasuk bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita penyakit jantung dan paru kronik, serta pasien dengan gangguan sistem imun. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala sesak napas yang memberat, nyeri dada, demam dengan batuk berdahak, atau gangguan penglihatan.

Saat ini, sejumlah gunung api di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi dalam waktu berdekatan, di antaranya Gunung Anak Krakatau, Ibu, Semeru, Lewotobi Laki-laki, Ili Lewotolok, dan Sinabung. Warga di sekitar wilayah terdampak diminta tetap waspada terhadap sebaran abu yang terbawa angin. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |