Usai Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di Gedung KPK

5 days ago 5
Usai Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di Gedung KPK Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.(Antara)

BUPATI Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (20/7) pukul 21.59 WIB usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Berdasarkan laporan pewarta ANTARA, Lalu Ahmad tampak mengenakan kemeja, jaket, topi, dan bermasker. Walaupun demikian, Lalu Ahmad tidak menjawab satu pun pertanyaan jurnalis yang telah menunggunya sejak Senin siang.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan OTT terhadap Lalu Ahmad. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 19 orang dan membawa tujuh orang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam rangkaian penyidikan, KPK juga menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat dan sejumlah ruangan lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Selain itu, KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah dan sejumlah dokumen dalam OTT tersebut.

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.

KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah dalam OTT terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, mengatakan uang tersebut merupakan barang bukti yang diamankan penyidik dalam OTT.

"Sampai dengan saat ini, uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah," katanya.

Selain uang tunai, KPK juga menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan masih didalami penyidik. Menurut Budi, Bupati Lombok Barat diduga menerima sejumlah uang terkait pelaksanaan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya, Fitroh membenarkan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 19 orang dan membawa tujuh orang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam rangkaian penyidikan, KPK juga menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat dan sejumlah ruangan lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Ant/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |