Tren Wisata Halal Menguat, Vietnam Bangun Ekosistem Ramah Wisatawan Muslim

2 weeks ago 18
Tren Wisata Halal Menguat, Vietnam Bangun Ekosistem Ramah Wisatawan Muslim Commercial Director Vietjet, Ha Nang Viet, mengatakan meningkatnya permintaan perjalanan dari wisatawan muslim menjadi peluang besar bagi Vietnam untuk memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata.(Dok. Vietjet)

WISATA halal menjadi salah satu segmen yang tumbuh pesat dalam industri pariwisata global. Melihat potensi tersebut, berbagai negara mulai memperkuat layanan yang lebih ramah bagi wisatawan muslim, tidak hanya melalui penyediaan makanan halal, tetapi juga dengan membangun ekosistem perjalanan yang lebih terintegrasi. Vietnam menjadi salah satunya dengan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan daya saing sebagai destinasi wisata halal di kawasan Asia.

Upaya tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Vietnam Halal Tourism Conference 2026, yang mempertemukan perwakilan pemerintah, organisasi internasional, dan para pelaku industri pariwisata. Forum ini membahas peluang memperluas daya tarik Vietnam bagi wisatawan muslim melalui peningkatan kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan di sektor pariwisata.

Dalam forum tersebut, Vietjet memperkenalkan Vietnam Halal Connect, sebuah inisiatif yang diusulkan untuk mendorong kolaborasi antara maskapai penerbangan, pengelola bandara, pelaku industri pariwisata, lembaga sertifikasi halal, hingga mitra teknologi. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di sepanjang rantai perjalanan sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan Muslim saat berkunjung ke Vietnam.

Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia merupakan salah satu pasar wisata utama bagi Vietnam. Karena itu, pengembangan layanan yang lebih ramah muslim diharapkan dapat semakin mempermudah wisatawan Indonesia menjadikan Vietnam sebagai salah satu pilihan destinasi.

Commercial Director Vietjet, Ha Nang Viet, mengatakan meningkatnya permintaan perjalanan dari wisatawan muslim menjadi peluang besar bagi Vietnam untuk memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata.

"Kami melihat peluang besar untuk memperkuat daya tarik Vietnam di kalangan wisatawan muslim melalui konektivitas yang lebih baik dan layanan yang merespons kebutuhan perjalanan mereka yang terus berkembang," ujarnya dalam keterangan resmi.

Melalui Vietnam Halal Connect, pihaknya berharap dapat mendorong kerja sama yang lebih erat di seluruh rantai nilai perjalanan sehingga wisatawan muslim dapat menjelajahi Vietnam dengan lebih percaya diri dan nyaman.

Pengembangan wisata halal yang diusulkan tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan halal. Vietjet juga menargetkan perluasan solusi perjalanan digital, penguatan kemitraan dengan pelaku industri pariwisata, serta dukungan terhadap penerapan standar halal yang diakui secara internasional di berbagai layanan yang relevan.

Melalui pendekatan tersebut, koordinasi antarpelaku industri diharapkan semakin erat sehingga wisatawan muslim memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sejak merencanakan perjalanan, tiba di bandara, menikmati destinasi wisata, hingga kembali ke negara asal.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Vietjet saat ini mengoperasikan lebih dari 135 rute domestik dan internasional yang menghubungkan Vietnam dengan berbagai destinasi di Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Tengah, serta sejumlah pasar lain dengan permintaan perjalanan wisatawan muslim yang terus bertumbuh. Dari Indonesia, maskapai ini juga melayani penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali menuju Vietnam.

Selain memiliki letak strategis di antara Asia Tenggara, Asia Timur Laut, dan Timur Tengah, Vietnam juga menawarkan beragam destinasi wisata serta didukung lingkungan pembangunan yang stabil.

Data yang dipaparkan dalam forum tersebut menunjukkan Vietnam menerima lebih dari 21 juta wisatawan internasional sepanjang 2025, termasuk sekitar 600.000 wisatawan muslim. Angka tersebut menunjukkan pasar wisata halal masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar seiring meningkatnya minat wisatawan muslim untuk berkunjung ke berbagai destinasi baru. (E-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |