Ilustrasi--Sejumlah pemanah Indonesia mencabut anak panah dari target saat sesi latihan di Pelatnas Panahan, Lapangan Panahan GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).(ANTARA/Fauzan)
TIMNAS panahan Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang Singapore Archery Open 2026 yang berlangsung di Bukit Gombak, Singapura. Pada pertandingan yang berakhir Minggu (6/9), skuad Merah Putih berhasil mendominasi nomor recurve dengan membawa pulang empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Keberhasilan ini menjadi modal penting sekaligus ajang uji coba yang krusial bagi para atlet sebelum berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dominasi Indonesia di sektor recurve diawali oleh performa impresif Riau Ega Agata Salsabilla di nomor individu putra. Riau Ega sukses mengamankan podium tertinggi setelah menaklukkan pemanah Australia, Christopher Jackson, dengan skor meyakinkan 6-2 di babak final.
Prestasi di sektor putra semakin lengkap dengan keberhasilan Alviyanto Bagas Prastyadi meraih medali perunggu usai menang telak 6-0 atas Peter Boukouvalas (Australia). Sementara itu, Ahmad Khoirul Baasith mengakhiri kompetisi individu di peringkat ketujuh.
Di sektor putri, Indonesia menunjukkan dominasi total dengan menciptakan all-Indonesian final. Diananda Choirunisa keluar sebagai juara dan berhak atas medali emas setelah mengalahkan rekan senegaranya, Rezza Octavia, dengan skor 6-2. Rezza harus puas dengan medali perak, sedangkan Fathiyya Erista Maharani menempati posisi kelima.
Dominasi di Nomor Beregu
Kekuatan tim Indonesia kian tak terbendung pada nomor beregu. Tim putra yang diperkuat Riau Ega, Baasith, dan Alviyanto sukses membungkam tim Australia dengan skor 6-2 di partai final. Sebelumnya, trio ini memang sudah diprediksi unggul setelah menempati peringkat pertama kualifikasi dengan total 2.021 poin.
Langkah serupa diikuti oleh tim beregu putri. Diananda, Rezza, dan Fathiyya berhasil meraih emas setelah mengalahkan Salt & Light Archery Club dengan skor 6-2. Tim putri Indonesia juga mencatatkan diri sebagai yang terbaik di babak kualifikasi dengan raihan 1.988 poin.
Secara keseluruhan, Indonesia menutup dua hari penyelenggaraan Singapore Archery Open 2026 dengan koleksi total sembilan medali dari atlet tim nasional. Selain kesuksesan di nomor recurve, sehari sebelumnya sektor compound telah menyumbangkan satu emas melalui Nurisa Dian Ashrifah, serta dua perak dari Yurike Nina Bonita Pereira dan nomor beregu putri.
Berikut adalah rincian perolehan medali tim nasional panahan Indonesia di Singapore Archery Open 2026:
| Individu Recurve Putra | Riau Ega Agata Salsabilla | Emas |
| Individu Recurve Putri | Diananda Choirunisa | Emas |
| Beregu Recurve Putra | Riau Ega, Baasith, Alviyanto | Emas |
| Beregu Recurve Putri | Diananda, Rezza, Fathiyya | Emas |
| Individu Compound Putri | Nurisa Dian Ashrifah | Emas |
| Individu Recurve Putri | Rezza Octavia | Perak |
| Individu Compound Putri | Yurike Nina Bonita Pereira | Perak |
| Beregu Compound Putri | Tim Nasional Indonesia | Perak |
| Individu Recurve Putra | Alviyanto Bagas Prastyadi | Perunggu |
Enam pemanah recurve yang bertanding di Singapura ini merupakan skuad inti yang dipersiapkan untuk mengharumkan nama bangsa di ajang Asian Games Aichi-Nagoya mendatang. (Ant/Z-1)





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292877/original/058508100_1783663395-IMG_2546.jpg)




