Petugas menyerahkan barang yang tertimggal di Stasiun Tegal berupa tas.(MI/Dok KAI Daop 4 Semarang)
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik melalui layanan Lost and Found. Sepanjang Semester I Tahun 2026 (Januari hingga Juni), Stasiun Tegal mencatatkan keberhasilan signifikan dengan mengamankan dan mengembalikan 71 barang milik pelanggan yang tertinggal.
Total nilai taksiran dari puluhan barang tersebut mencapai Rp160.770.000. Adapun jenis barang yang berhasil dikembalikan didominasi oleh telepon genggam (handphone), dompet, tas, dokumen penting, hingga berbagai perangkat elektronik lainnya.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dedikasi KAI dalam menghadirkan ekosistem transportasi yang aman dan tepercaya.
"Layanan Lost and Found menjadi salah satu bentuk nyata komitmen KAI dalam memberikan rasa aman kepada pelanggan. Setiap barang yang ditemukan di area stasiun maupun di dalam kereta akan didata, diamankan, dan diupayakan untuk segera dikembalikan kepada pemiliknya melalui prosedur yang telah ditetapkan," ujar Luqman melalui keterangan resmi, Jumat (10/7).
Menurut Luqman, efektivitas pengembalian barang ini didorong oleh tiga faktor utama: kejujuran petugas di lapangan, kepedulian sesama pelanggan yang melaporkan temuan, serta sistem penanganan barang tertinggal yang telah terintegrasi di seluruh lingkungan KAI.
Prosedur Pelaporan Barang Hilang
Bagi pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang selama perjalanan kereta api atau saat berada di area stasiun, KAI menyediakan kanal pelaporan yang responsif. Pelanggan dapat segera melapor kepada:
- Petugas keamanan (security) di stasiun.
- Kondektur yang bertugas di dalam kereta.
- Contact Center KAI 121 untuk bantuan jarak jauh.
Langkah cepat pelaporan sangat krusial agar proses pencarian oleh petugas dapat dilakukan sesegera mungkin sebelum barang berpindah tangan atau lokasi.
Imbauan Kewaspadaan
Meski sistem pengamanan telah berjalan optimal, KAI tetap mengimbau para pengguna jasa untuk selalu waspada dan teliti terhadap barang bawaan pribadi.
"Kami mengimbau seluruh pelanggan agar selalu memastikan barang bawaan tidak tertinggal saat berada di ruang tunggu, di dalam kereta, maupun ketika turun dari kereta. Biasakan untuk memeriksa kembali barang bawaan sebelum meninggalkan tempat duduk atau area stasiun," tambah Luqman.
KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan secara profesional dan transparan, guna memastikan setiap pengalaman perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan berkesan. (I-2)

















































