CANTIKA.COM, Jakarta - Menemukan lagu baru kini semakin mudah, di mana kita cukup buka platform streaming, berbagai rekomendasi musik sesuai selera, suasana hati, hingga aktivitas yang sedang dilakukan tersedia untuk dinikmati. Namun, banyaknya pilihan yang ada juga sering membuat kita bingung menentukan musik mana yang ingin didengarkan.
Seiring dengan hal tersebut, kurasi pun menjadi bagian penting dalam pengalaman menemukan musik. Bukan hanya membantu pendengar menemukan lagu atau artis baru, kurasi juga dapat memberikan konteks tentang musik yang didengarkan, mulai dari cerita di balik karya hingga perjalanan sang musisi dan hal itu dibahas dalam sesi IdeaTalks bertajuk “Curating Culture: The Human Side of Music Discovery” yang digelar Spotify dalam rangkaian IdeaFest 2026 di JICC Senayan, Jakarta.
Diskusi yang digelar Sabtu, 5 September 2026 ini mempertemukan berbagai perspektif dari dunia streaming, media, dan festival musik untuk membahas bagaimana proses kurasi membantu pendengar menemukan musik baru dan mengenal lebih jauh para musisi. Dalam kesempatan ini pun dibahas bagaimana teknologi bekerja memberikan rekomendasi musik, peran manusia dalam menentukan musik yang relevan, memberikan konteks, serta membangun cerita di balik sebuah karya.
Festival Jadi Tempat Menemukan Musik Baru
Bicara soal menemukan musik, hal itu tentu tidak hanya terjadi melalui platform streaming, di mana konser dan festival juga menjadi ruang bagi pendengar untuk mengenal musisi yang sebelumnya belum mereka dengarkan.
Berkaitan dengan hal tersebut proses kurasi lineup festival seperti Joyland pun menjadi sesuatu yang penting. Program Director Plainsong Live/Joyland Ferry Dermawan mengatakan, lineup tidak hanya berisi nama-nama yang sudah dikenal, tetapi juga memberikan ruang bagi emerging artists dan musisi yang lebih niche.
“Banyak orang datang ke festival untuk melihat headliners, tapi festival juga bisa jadi ruang untuk menemukan musisi baru,” ujar Ferry. Dalam menentukan lineup, Ferry juga mempertimbangkan gut feeling untuk melihat potensi seorang musisi. Menurutnya, ada hal-hal yang tidak selalu bisa ditangkap oleh data, terutama ketika berbicara tentang karakter dan potensi seorang artis.
Saat menemukan satu lagu baru nyatanya bisa menjadi awal dari ketertarikan yang lebih jauh, di mana pendengar bisa mulai mencari karya lain dari musisi tersebut, kemudian mengikuti perjalanannya, hingga datang ke konser atau festival. Menariknya, kini pengalaman tersebut juga didukung fitur seperti Song DNA di Spotify yang membantu pendengar mengenal lebih jauh sebuah lagu, termasuk para kreator yang terlibat di balik proses pembuatannya.
Soal menemukan musik baru, kini bukan hanya soal mendapat rekomendasi lagu, tetapi juga tentang mengenal dan terhubung lebih jauh dengan karya serta musisi di baliknya. Music discovery pun kini dapat terjadi melalui berbagai touch points, mulai dari platform streaming, media, hingga pengalaman langsung dan teknologi membantu mempertemukan pendengar dengan musik yang relevan, sementara kurasi manusia memberikan konteks dan perspektif yang membuat proses menemukan musik terasa lebih personal.
Pilihan Editor: HIVI Ajak Pendengar Berdamai dengan Hidup dan Nikmati Tiap Proses Lewat Karya Baru
LANNY KUSUMASTUTI
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292877/original/058508100_1783663395-IMG_2546.jpg)





