Speedboat Wisata Hook Up Tabrak Karang di Labuan Bajo, Nakhoda Terluka

5 hours ago 1
Speedboat Wisata Hook Up Tabrak Karang di Labuan Bajo, Nakhoda Terluka Speedboat Wisata Tabrak Karang di Labuan Bajo, Enam Wisatawan Selamat, Nakhoda Terluka(MI/Marianus Marselus)

KECELAKAAN laut kembali melanda kawasan wisata super prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebuah speedboat wisata bernama Hook Up yang mengangkut enam orang wisatawan dilaporkan menabrak karang di perairan utara Pulau Bidadari pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 04.30 Wita.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang yang merupakan wisatawan nusantara berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, nakhoda kapal dilaporkan mengalami luka-luka akibat benturan keras.

Berdasarkan data yang dihimpun, speedboat Hook Up memulai perjalanan dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Kapal tersebut membawa rombongan wisatawan untuk melakukan aktivitas memancing di sekitar perairan Pulau Bidadari.

Insiden terjadi saat kapal dalam perjalanan pulang menuju pelabuhan menjelang fajar. Kapal diduga kehilangan kendali sehingga bergerak tidak beraturan sebelum akhirnya menghantam gugusan karang di pesisir utara pulau tersebut.

Data Insiden Speedboat Hook Up:

Waktu Kejadian Sabtu, 11 Juli 2026, Pukul 04.30 Wita
Lokasi Pesisir Utara Pulau Bidadari, Labuan Bajo
Jumlah Penumpang 6 Wisatawan Nusantara (Selamat)
Kondisi Kru Nakhoda luka-luka (terlempar dari anjungan)
Tujuan Evakuasi RS Siloam Labuan Bajo

Proses Evakuasi dan Penanganan

Benturan keras saat menabrak karang menyebabkan nakhoda terlempar dari posisi anjungan. Beruntung, enam wisatawan di dalam kapal tidak mengalami cedera serius. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelamatan.

"Tim tanggap darurat langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap kru dan penumpang," jelas Stephanus Risdiyanto. Seluruh korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Pihak otoritas pelabuhan menekankan bahwa insiden ini menjadi peringatan keras bagi pelaku industri wisata bahari di Labuan Bajo. Aspek keselamatan pelayaran, terutama pada jam operasional malam hingga dini hari, wajib menjadi prioritas utama guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang. (MM/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |