Awan tebal terlihat di atas Kota Hualien saat sebuah topan dahsyat mendekati pulau tersebut.(Dok. ANTARA/Daniel Ceng - Anadolu Agency / pri.)
TOPAN Bavi dilaporkan mengganggu jadwal penerbangan di Prefektur Okinawa, Jepang selatan, pada Sabtu (11/7/2026). Otoritas di Jepang dan Tiongkok kini telah mengeluarkan peringatan serius terkait potensi banjir, tanah longsor, serta kondisi pesisir yang membahayakan keselamatan publik.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) memberikan peringatan bahwa topan ini membawa angin kencang yang memiliki kekuatan untuk merusak infrastruktur rumah tinggal. Selain itu, wilayah pesisir rendah dan daerah di sepanjang aliran sungai diminta waspada terhadap ancaman gelombang tinggi dan banjir rob.
Respons Tiongkok dan Taiwan
Di Tiongkok, Pusat Meteorologi Nasional telah menetapkan status peringatan topan tingkat oranye. Mengutip laporan media pemerintah Global Times, sejumlah langkah darurat telah diambil, termasuk penghentian kelas tatap muka di sekolah, penutupan objek wisata, hingga penghentian layanan feri di wilayah-wilayah yang terdampak.
Badai tersebut diprediksi akan mendekati pesisir Provinsi Zhejiang dan Fujian. Topan Bavi diperkirakan mendarat di antara Kota Taizhou (Zhejiang) dan Fuding (Fujian) pada Minggu dini hari dengan intensitas sebagai topan kuat.
Sementara itu, Badan Meteorologi Cuaca Pusat Taiwan melaporkan bahwa topan diperkirakan melintas paling dekat dengan wilayah pulau tersebut antara Sabtu sore hingga malam hari. Kondisi ini diprediksi membawa angin kencang dan curah hujan dengan intensitas sangat tinggi.
Peringatan laut dan darat masih berlaku di Taiwan menurut laporan Focus Taiwan. Namun, peringatan kemungkinan akan dicabut pada Minggu pagi seiring pergerakan badai yang menjauhi pulau tersebut.
Kondisi di Filipina
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) menyatakan pada Sabtu bahwa Topan Bavi telah bergerak keluar dari Wilayah Tanggung Jawab Filipina (PAR), sehingga tekanan cuaca di wilayah tersebut mulai mereda.
Hingga berita ini diturunkan, otoritas penerbangan di wilayah terdampak masih terus memantau perkembangan cuaca guna memastikan keamanan operasional transportasi udara dan laut. (Ant/H-3)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)













