Dua juta warga memadati alun-alun Kota Madrid saat menyambut kedatangan timnas Spanyol yang berhasil menjadi juara Piala Dunia 2026.(AFP/Pierre-Philippe MARCOU)
IBU kota Spanyol, Madrid, berubah menjadi lautan merah dan kuning pada Senin (20/7) waktu setempat atau Selasa (21/7) dini hari WIB. Sebanyak 2 juta warga memadati jalan-jalan utama untuk menyambut kepulangan skuad La Roja yang baru saja menobatkan diri sebagai juara Piala Dunia 2026.
Skuad asuhan Luis de la Fuente merayakan keberhasilan mereka dengan parade bus atap terbuka bertuliskan Kings of the World. Rute parade berakhir di Plaza de Cibeles, lokasi ikonik yang menjadi pusat perayaan kemenangan olahraga di Madrid, tempat ribuan suporter telah menunggu dengan yel-yel "campeones" yang menggema tanpa henti.
Apresiasi dari Kerajaan dan Pemerintah
Sebelum berpesta di jalanan, rombongan timnas Spanyol terlebih dahulu diterima oleh Raja Felipe VI beserta keluarga kerajaan di Istana. Dalam sambutannya, Raja Felipe VI memberikan pujian tinggi atas karakter yang ditunjukkan para pemain sepanjang turnamen di Amerika Utara tersebut.
"Kalian telah menunjukkan ketangguhan, daya juang, dan keberanian dengan memadukan kecerdasan serta hati," ujar Raja Felipe VI memberikan apresiasi atas gelar dunia kedua Spanyol tersebut.
Setelah dari istana, tim juga dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Pedro Sanchez sebelum menuju panggung utama di pusat kota untuk menyapa rakyat Spanyol secara langsung.
Momen Emosional di Plaza de Cibeles
Di atas panggung utama, para pemain diperkenalkan satu per satu dengan iringan lagu pilihan masing-masing. Suasana semakin meriah saat penyanyi internasional Shakira memberikan kejutan melalui pesan video yang diputar di layar raksasa untuk memberi selamat kepada tim.
Pelatih Luis de la Fuente, yang berhasil mengakhiri penantian gelar juara dunia sejak 2010, tampak emosional saat memberikan pidato.
"Mereka adalah pemain-pemain terbaik di dunia. Jangan pernah lupa bahwa bersama kita menjadi lebih kuat," tegas De la Fuente di hadapan massa.
Kapten tim, Rodri, yang juga merupakan pilar Manchester City, menyebut pencapaian ini sebagai puncak kariernya. Ia mengenang bagaimana generasinya terinspirasi oleh pahlawan 2010 seperti Iker Casillas dan Andres Iniesta.
"Saya selalu mengatakan bahwa menjuarai turnamen bersama tim nasional adalah hal terindah, terlebih jika itu Piala Dunia. Kini kami bisa merasakannya sendiri. Tidak ada yang lebih besar dari ini dalam sepak bola," kata Rodri sembari mengangkat trofi emas tersebut.
Bintang Kedua untuk Generasi Baru
Kemenangan ini memiliki arti mendalam bagi generasi muda Spanyol yang tidak sempat merasakan euforia 2010. Ferran Torres, yang menjadi pahlawan kemenangan lewat gol tunggalnya di babak tambahan waktu pada laga final, mengaku masih tidak percaya dengan pencapaian ini.
"Rasanya seperti sedang terbang, benar-benar terbang," ungkap Torres singkat menggambarkan kebahagiaannya.
Keberhasilan ini memastikan Spanyol kini memiliki dua bintang di atas logo federasi mereka, sebuah simbol supremasi sepak bola dunia yang kembali mereka rengkuh setelah 16 tahun penantian.
Catatan Pertandingan Final:
- Pencetak Gol: Ferran Torres (Babak Tambahan Waktu)
- Lokasi Perayaan: Plaza de Cibeles, Madrid
- Estimasi Massa: 2.000.000 orang
(AFP/Z-1)

















































