Spanyol Bidik Juara Lagi di Rumah Sendiri pada Piala Dunia 2030

4 days ago 2
Spanyol Bidik Juara Lagi di Rumah Sendiri pada Piala Dunia 2030 Spanyol menargetkan juara Piala Dunia 2030.(Dok. AFP)

EUFORIA keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 belum mereda. Di tengah pesta kemenangan yang dihadiri sekitar dua juta orang di Madrid, mimpi baru langsung dikobarkan untuk mempertahankan gelar saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Portugal dan Maroko.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengajak publik mulai memimpikan gelar dunia ketiga La Roja. Setelah menjuarai Piala Dunia 2010 dan 2026, dia yakin Spanyol memiliki modal kuat untuk kembali berjaya di depan pendukung sendiri.

"Kami dua kali tampil di final dan dua kali menjadi juara. Mengapa tidak bermimpi meraih gelar ketiga pada 2030, apalagi Spanyol akan menjadi tuan rumah?" kata Sanchez.

Perayaan gelar Piala Funia 2026 berlangsung meriah setelah skuad asuhan Luis de la Fuente tiba di Madrid. Sebelum bertemu masyarakat, para pemain lebih dulu diterima Raja Felipe VI beserta keluarga kerajaan kemudian disambut Perdana Menteri Sanchez.

Puncak perayaan berlangsung dalam parade bus atap terbuka menuju Plaza de Cibeles. Lautan pendukung berbaju merah dan kuning memadati jalan-jalan utama ibu kota sejak siang hari untuk menyambut para pahlawan mereka.

Para pemain bergantian mengangkat trofi Piala Dunia, melambaikan tangan kepada suporter yang memenuhi balkon gedung hingga halte bus.

Di atas panggung perayaan, setiap pemain dan anggota staf dipanggil satu per satu dengan iringan lagu pilihan masing-masing. Mereka mengenakan kaus bertuliskan We Are Champions.

Raja Felipe VI turut memberikan apresiasi kepada para pemain yang dinilainya menunjukkan karakter luar biasa sepanjang turnamen.

"Kalian telah memperlihatkan ketangguhan, daya juang, dan keberanian dengan memadukan akal dan hati," ucap Raja Felipe VI.

Kemenangan di Amerika Serikat membuat Spanyol meraih bintang kedua setelah sukses pertama pada 2010. Lebih istimewa lagi, Spanyol kini menjadi negara pertama yang secara bersamaan memegang gelar juara Piala Dunia putra dan putri, setelah tim putri lebih dulu menjuarai edisi 2023. (AFP/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |