Pemerintah Iran mengecam serangan Amerika Serikat ke infrastruktur sipil pada 8-9 Juli 2026 sebagai kejahatan perang berat.(Dok. Antara)
PEMERINTAH Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) yang menyasar sejumlah infrastruktur sipil di wilayahnya pada 8 dan 9 Juli 2026. Teheran secara resmi menyebut tindakan tersebut sebagai "kejahatan perang berat" karena menargetkan fasilitas publik dan menyebabkan korban jiwa dari kalangan warga sipil.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan serangan agresif yang dilakukan oleh tentara AS menghantam sejumlah titik di provinsi pesisir selatan. Selain itu, serangan juga dilaporkan merusak dua jembatan penting di provinsi timur yang merupakan jalur kereta api utama menuju kota suci Mashhad.
Dalam pernyataan resminya, sebagaimana dikutip dari TRT World, Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras aksi tersebut dan melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Amerika Serikat. Pihak Teheran bahkan menyebut pemerintahan AS sebagai entitas yang "jahat dan psikopat" atas eskalasi serangan tersebut.
Data dari Kementerian Kesehatan Iran menunjukkan bahwa serangan udara AS berlangsung selama dua hari dan mencakup lima provinsi berbeda. Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, mengonfirmasi rincian wilayah terdampak melalui unggahan di akun media sosial X.
“Kami mencatat Amerika Serikat menargetkan lima provinsi Iran dalam serangan pada 8 dan 9 Juli,” tulis Kermanpour dalam laporannya.
Berdasarkan data sementara yang dirilis Kermanpour, serangan tersebut telah mengakibatkan sedikitnya 14 orang tewas. Selain korban jiwa, tercatat sebanyak 78 orang lainnya mengalami luka-luka dan tengah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat.
Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak masih dalam pemantauan ketat otoritas Iran. Serangan terhadap jalur logistik kereta api menuju Mashhad dikhawatirkan akan mengganggu mobilitas warga dan distribusi kebutuhan pokok di wilayah timur negara tersebut. (Z-10)

















































