AKTOR sekaligus kreator konten I Gede Agus Iwan Saputra atau Saputra Kori menilai film horor 402 Rumah Sakit Angker Korea mencerminkan fenomena media sosial saat ini. Menurut dia, banyak orang rela melakukan tindakan berlebihan demi memperoleh perhatian, validasi, dan jumlah penonton di platform digital.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Menurutku film ini sangat relate dengan kehidupan media sosial sekarang," kata Kori dalam konferensi pers film 402 Rumah Sakit Angker Korea di CGV Grand Indonesia, Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026. "Banyak orang-orang yang bersosial media hanya untuk mendapatkan validasi, haus validasi bukan hanya untuk mendapatkan materi."
Pemeran Adit dalam film tersebut mengatakan tema itu terasa dekat dengan pengalamannya sebagai kreator konten. Menurut dia, kalimat "hanya untuk konten" yang beberapa kali muncul dalam film menggambarkan kondisi yang kini kerap dijumpai di media sosial.
"Kita sering melihat orang melakukan hal-hal yang menurut orang lain terasa berlebihan atau bahkan gila hanya demi mendapatkan views. Jadi menurutku, film ini sangat relevan dengan kondisi saat ini," ujarnya.
Kori dikenal sebagai kreator digital dengan nama Sptrakori. Pria asal Bali itu mulai dikenal sejak 2020 melalui konten komedi, parodi, story time, hingga serial drama pendek di TikTok dan YouTube. Kini ia memiliki lebih dari 20 juta pengikut di TikTok, lebih 10 juta pelanggan YouTube dan lebih dari 2 juta pengikut Instagram. Popularitas tersebut kemudian membawanya ke dunia seni peran lewat film, di antaranya Jangan Buang Ibu dan yang terbaru, 402 Rumah Sakit Angker Korea.
Poster resmi film 402 Rumah Sakit Angker Korea yang tayang mulai Kamis, 9 Juli 2026. Dok. MD Pictures
Tantangan Selama Syuting
Selain mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan digital, Kori mengatakan proses produksi film juga memberikan pengalaman berbeda. Seluruh adegan direkam tanpa menggunakan juru kamera. Para pemain mengoperasikan sendiri kamera yang dipasang di tubuh mereka sepanjang proses syuting.
"Sistem pengambilan gambarnya tidak menggunakan kameramen. Semua gambar yang kalian lihat diambil sendiri menggunakan kamera GoPro yang dipasang di tubuh kami," katanya.
Metode tersebut, menurut Kori, menjadi tantangan tersendiri. Selama syuting di Korea Selatan, para pemain mengenakan perangkat kamera berbobot sekitar lima kilogram selama kurang lebih delapan jam setiap hari. Mereka juga harus mengenakan kostum musim dingin meski pengambilan gambar berlangsung pada musim panas.
"Selain itu, mengatur fokus kamera juga sangat sulit. Karena itu aku berani bilang film ini akan memberikan pengalaman baru untuk film horor Indonesia," ujarnya.
Kori juga mengungkapkan tim produksi baru kembali dari Korea Selatan setelah 402 Rumah Sakit Angker Korea menjalani pemutaran perdana dunia di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026. Menurut dia, sutradara film asli Gonjiam: Haunted Asylum, Jeong Beom Sik, menyampaikan apresiasi terhadap adaptasi Indonesia ini.
"Sutradara film yang kami remake ini, Gonjiam: Haunted Asylum, bilang bahwa film ini (adalah) film adaptasi yang sangat puas ditonton karena setiap detailnya dia perhatikan, dia langsung review di depan kami, jadi kami sangat antusias sekali membawa film ini ke tanah air Indonesia, dan kami tidak sabar ingin menunjukkan yang sudah kami bawa ke Korea,” ujar Kori.
Penggemar Saputra Kori mewarnai suasana jelang press screening dan konferensi pers film horor "402: Rumah Sakit Angker Korea" di CGV Grand Indonesia, Jakarta, 6 Juli 2026.Tempo/Epi Susanti
Antusiasme penggemar turut mewarnai konferensi pers film itu. Sejumlah anggota fanbase Kori Zen telah berada di lokasi sejak siang untuk memberikan dukungan kepada Kori.
Salah seorang anggota fanbase, Gawel, mengatakan dirinya berangkat dari Depok sekitar pukul 10.00 WIB agar dapat tiba lebih awal. Penggemar lain datang dari Cikarang hingga Cianjur. Menurut mereka, komunitas Kori Zen @korizen_official kini tidak hanya tersebar di berbagai kota di Indonesia, tetapi juga memiliki anggota di Malaysia dan Singapura. Sebelum acara dimulai, para penggemar tampak berfoto bersama di depan poster besar 402 Rumah Sakit Angker Korea.
Film 402 Rumah Sakit Angker Korea karya sutradara Anggy Umbara dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 9 Juli 2026. Film ini turut dibintangi oleh Arbani Yasiz yang memerankan Juna, Elang El Gibran sebagai Bara, Saputra Kori sebagai Adit, Jang Hansol sebagai Dae Ho, Diandra Agatha sebagai Arum, Lea Ciarachel sebagai Yuri, dan Aylena Fusil sebagai Tyas.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)












