Pelatih AC Milan Ruben Amorim(AFP/Alberto PIZZOLI)
PELATIH AC Milan, Ruben Amorim, memberikan evaluasi jujur terkait performa anak asuhnya saat bertandang ke markas Lazio di Stadio Olimpico, Sabtu (12/9). Amorim menyoroti kontras tajam antara penampilan I Rossoneri pada babak pertama dan babak kedua yang berakhir dengan skor imbang 2-2.
Milan sempat berada dalam posisi terdesak setelah tertinggal dua gol tanpa balas di paruh pertama melalui aksi Matteo Cancellieri dan Tijjani Noslin. Namun, perubahan taktik dan pergantian pemain di babak kedua berhasil menghindarkan Milan dari kekalahan berkat dua gol kilat Diego Moreira.
Kritik Tajam Amorim di Babak Pertama
Amorim tidak menutupi kekecewaannya terhadap cara timnya memulai pertandingan. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, Milan tampil tanpa identitas dan kehilangan intensitas yang seharusnya menjadi ciri khas mereka.
"Pada babak pertama, energinya benar-benar tidak ada. Kami kehilangan banyak penguasaan bola tanpa tekanan, bahkan dari umpan-umpan sederhana. Mereka (Lazio) terlalu mudah melewati para pemain bertahan kami," ujar Amorim sebagaimana dikutip dari Football Italia.
Kelemahan di lini tengah dan koordinasi pertahanan yang buruk membuat Lazio leluasa mendikte permainan. Amorim menilai timnya bermain terlalu pasif sehingga memberikan ruang bagi tuan rumah untuk unggul 2-0 sebelum turun minum.
Transformasi di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Amorim melakukan langkah berani dengan memasukkan tiga pemain baru, termasuk Christian Pulisic, yang melakoni debut musim ini, dan Yunus Musah. Perubahan ini terbukti efektif mengubah dinamika di lapangan.
Diego Moreira menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol hanya dalam tempo dua menit. Amorim mengakui bahwa tim yang tampil setelah jeda adalah tim yang ia harapkan sejak awal laga.
"Babak kedua justru sebaliknya. Kami memiliki energi, kami mengontrol permainan. Itu benar-benar tim yang berbeda dan pertandingan yang berbeda," lanjutnya.
Statistik Kunci Pertandingan:
- Skor Akhir: Lazio 2-2 AC Milan
- Pencetak Gol Milan: Diego Moreira (2 gol)
- Pencetak Gol Lazio: Matteo Cancellieri, Tijjani Noslin
- Hasil Beruntun: 2 kali imbang (vs Juventus 1-1, vs Lazio 2-2)
Tuntutan Konsistensi
Meski mengapresiasi mentalitas pantang menyerah pasukannya untuk mengejar ketertinggalan, Amorim memberikan peringatan keras. Baginya, satu poin di Olimpico tidak bisa menutupi fakta bahwa Milan masih memiliki masalah konsistensi.
"Kami berhasil mengamankan satu poin, tetapi jika melihat pertandingan, kami harus tampil lebih baik. Anda tidak bisa hanya bermain satu babak," tegas Amorim.
Hasil ini menjadi hasil imbang kedua secara beruntun bagi Milan di awal musim. Amorim kini dihadapkan pada tugas berat untuk menemukan formula terbaik dalam kedalaman skuatnya, termasuk mengintegrasikan pemain baru seperti Adrien Rabiot guna memastikan Milan mampu tampil dominan selama 90 menit penuh. (Z-1)














































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9300188/original/036780100_1784309060-16__1_.jpg)



