Moto3 San Marino: Veda Ega Pratama Targetkan Bangkit dari Start ke-15

3 hours ago 1
 Veda Ega Pratama Targetkan Bangkit dari Start ke-15 Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama memacu kecepatan( ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.)

PEMBALAP Indonesia Veda Ega Pratama harus puas mengawali balapan Moto3 San Marino pada Minggu (13/9) dari posisi ke-15 setelah membukukan catatan waktu 1 menit 42,041 detik dalam sesi kualifikasi.

Posisi start tersebut dipastikan setelah adanya sanksi penalti yang dijatuhkan kepada sejumlah pembalap lain.

Hasil itu terbilang menantang bagi pembalap Honda Team Asia tersebut, mengingat ia sempat tampil menjanjikan dengan finis di urutan kelima pada sesi latihan pagi yang berlangsung dalam kondisi lintasan beragam.

Veda mengakui sesi kualifikasi tidak berjalan sesuai rencana karena ia gagal memperbarui catatan waktu lap terbaiknya dari hari sebelumnya. Sektor pertama menjadi titik krusial yang menghambat lajunya akibat insiden aksi salip dari pembalap lain di momen krusial.

"Saya mampu finis di posisi kelima, tetapi di kualifikasi saya tidak bisa mencatat lap terbaik dan tidak mampu memperbaiki waktu lap dari kemarin," ujar Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia.

Ia menjelaskan bahwa pada lap terakhir, kecepatannya di sebagian besar sektor sebenarnya sudah setara dengan para pembalap papan atas. Namun, situasi di lintasan mengubah jalannya kualifikasi.

"Pada lap terakhir, saya mampu mencatat pace yang serupa dengan pembalap lain di sebagian besar sektor, tetapi di tikungan pertama pembalap lain menyalip saya dan saya kehilangan sekitar sembilan persepuluh detik di sana," katanya.

Kerugian waktu di tikungan pertama tersebut berdampak signifikan terhadap catatan waktu di sektor pertama secara keseluruhan. Padahal, performa di sektor-sektor berikutnya menunjukkan bahwa potensi kecepatan kendaraan sudah berada di jalur yang tepat.

"Hal itu memengaruhi sektor pertama saya, tetapi sektor lainnya cukup mirip dengan pembalap di sekitar saya, jadi saya tahu kami memiliki kecepatan," lanjutnya.

Menghadapi balapan utama, Veda bersama tim teknis memfokuskan pembenahan pada analisis data sektor pertama. Kendati menyadari tantangan berat menanti dari grid ke-15, ia memelihara optimisme untuk terus merangkak naik dan mengamankan posisi terbaik hingga garis finis.

"Saya perlu memperbaiki sektor pertama dan kami akan mengerjakannya bersama tim. Memulai dari P15 membuat balapan besok sulit," kata Veda.

"Tetapi balapannya masih panjang dan saya akan terus berjuang di setiap lap serta berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan kembali posisi," imbuhnya.  (H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |