Ribuan pendukung calon presiden sayap kanan Flavio Bolsonaro memadati Sao Paulo saat Hari Kemerdekaan Brasil. Persaingan menuju pemilu makin sengit.(AFP)
RIBUAN warga Brasil menggelar aksi unjuk rasa pada Senin waktu setempat untuk memberikan dukungan kepada calon presiden dari sayap kanan, Flavio Bolsonaro. Dalam perayaan Hari Kemerdekaan tersebut, putra mantan presiden Jair Bolsonaro itu melontarkan kritik pedas terkait dugaan korupsi di lingkungan lembaga peradilan.
Flavio Bolsonaro dijadwalkan akan bertarung melawan presiden petahana berhaluan kiri, Luiz Inacio Lula da Silva, dalam pemilihan presiden mendatang.
Massa yang mengenakan kaus hijau-kuning memadati kawasan ikonik Avenida Paulista di Sao Paulo. Dalam aksi tersebut, sejumlah peserta menuntut pengunduran diri hakim Mahkamah Agung, Alexandre de Moraes, seiring dengan skandal yang menimpa lembaga peradilan tertinggi di negara tersebut.
Moraes merupakan sosok kontroversial yang memimpin persidangan kasus tuduhan perencanaan kudeta oleh Jair Bolsonaro. Pihak Flavio memanfaatkan momentum ini menyusul terungkapnya pesan singkat dari seorang bankir bermasalah, Daniel Vorcaro, ke nomor yang dikaitkan dengan Moraes.
Vorcaro, yang dijerat kasus penipuan dalam salah satu skandal keuangan terbesar di Brasil tahun lalu, diduga meminta bantuan hukum kepada hakim agung tersebut beberapa hari sebelum ditangkap. Respon Moraes terhadap pesan Vorcaro tidak tercantum dalam dokumen yang dirilis, dan sang hakim belum memberikan komentar publik.
"Saya akan bekerja untuk memulihkan kredibilitas peradilan Brasil... pencalonan saya adalah bentuk protes," tegas Flavio Bolsonaro di hadapan kerumunan massa. Ia juga menambahkan, "Lula bertanggung jawab atas kekacauan moral yang dialami Brasil saat ini."
Di sisi lain, terungkap pada Mei lalu bahwa Flavio sempat meminta Vorcaro untuk mendanai film tentang ayahnya yang sedang dipenjara, meski ia membantah melakukan pelanggaran hukum.
Berdasarkan pemantauan dari Universitas Sao Paulo, sekitar 28.500 orang menghadiri demonstrasi tersebut. Persaingan politik kini berada pada kondisi seimbang. Survei Quaest yang dirilis pada Senin menunjukkan bahwa Lula dan Flavio sama-sama mengantongi 41 persen potensi suara jika terjadi putaran kedua.
Sementara itu, Presiden Lula menghadiri parade militer di ibu kota Brasilia untuk memperingati hari kemerdekaan. Sehari sebelum hari libur nasional tersebut, sang presiden memuat pernyataan mengenai kedaulatan Brasil tanpa menyebutkan nama Amerika Serikat secara eksplisit, yang sempat mengenakan tarif pada produk Brasil.
"Tidak ada pemimpin asing yang berhak memberi tahu kita dari siapa kita boleh membeli dan kepada siapa kita boleh menjual. Kita adalah negara yang berdaulat," ujar Lula melalui sebuah tayangan video. (AFP/Z-2)





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292877/original/058508100_1783663395-IMG_2546.jpg)





