Rahasia Diet Super Ager: Pola Makan Eric Topol untuk Panjang Umur

2 weeks ago 21
 Pola Makan Eric Topol untuk Panjang Umur Ilustrasi.(Magnific)

MENJADI seorang super ager--seseorang yang hidup hingga usia 80-an atau lebih tanpa penyakit kronis yang melumpuhkan--ternyata bukan sekadar faktor keberuntungan genetik. Eric Topol, seorang ahli jantung dan penulis buku Super Agers: An Evidence-Based Approach to Longevity, mengungkapkan bahwa kebiasaan gaya hidup memegang peranan yang jauh lebih krusial daripada DNA.

Berdasarkan penelitian Topol di Scripps Research Translational Institute terhadap 1.400 orang dewasa berusia 80 hingga 105 tahun, ditemukan bahwa genetika hampir tidak berperan dalam kesehatan luar biasa mereka. Sebaliknya, olahraga teratur, tidur cukup, ikatan sosial yang kuat, dan diet sehat ialah kunci utamanya.

Prinsip Utama Diet Anti-Inflamasi

Topol merekomendasikan pola makan yang bersifat anti-inflamasi, yang sangat mirip dengan diet Mediterania. Fokus utamanya ialah mengonsumsi makanan utuh dan menghindari makanan ultraproses (UPF) yang mengandung banyak gula tambahan, garam, dan bahan tambahan buatan.

Salah satu langkah ekstrem yang diambil Topol ialah tidak mengonsumsi daging merah selama 45 tahun terakhir. Keputusan ini didasari oleh riwayat keluarga dengan kanker kolon dan data ilmiah yang menghubungkan daging merah dengan risiko kanker.

Menu Harian Seorang Ahli Jantung

Berikut rutinitas makan harian Eric Topol yang bisa menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin mengejar status super ager:

  • Sarapan (Sekitar pukul 06.00): Segelas besar kopi hitam diikuti dengan yogurt Yunani tanpa lemak yang dicampur dengan buah beri (blueberry atau stroberi) dan granola rendah gula.
  • Makan Siang: Campuran berbagai jenis kacang-kacangan seperti kenari (walnut), almon, dan kacang tanah. Topol menganggap ini sebagai sumber protein dan nutrisi yang praktis.
  • Makan Malam: Salad porsi besar yang terdiri dari selada, arugula, wortel serut, tomat, dan alpukat. Sering kali ia menambahkan ikan salmon panggang atau ikan laut lain sebagai sumber protein utama.

Catatan Penting tentang Hidrasi: Karena kegemarannya mengonsumsi kacang-kacangan dan buah beri yang tinggi oksalat (pemicu batu ginjal), Topol sangat disiplin dalam hidrasi. Ia rutin meminum air berkarbonasi (fizzy water) sepanjang hari untuk memastikan asupan cairan yang cukup.

Saran untuk Menghindari Perangkap Nutrisi

Topol memberikan beberapa peringatan penting bagi masyarakat yang ingin memperbaiki pola makan mereka:

  1. Waspadai Smoothie: Banyak orang tidak menyadari bahwa satu gelas smoothie bisa mengandung hingga 1.000 kalori dan kadar gula yang sangat tinggi.
  2. Jangan Terjebak Tren Protein: Hindari konsumsi protein berlebih yang tidak perlu, terutama jika bersumber dari daging merah atau makanan olahan yang memicu inflamasi.
  3. Baca Label Makanan: Jika suatu produk memiliki daftar bahan yang sangat panjang dan mengandung nama-nama kimia yang tidak dikenal, itu tanda bahaya makanan ultraproses.
  4. Waktu Makan: Topol menerapkan puasa intermiten ringan dengan berhenti makan setelah pukul 19.00 hingga pukul 06.00 pagi berikutnya (puasa 11-12 jam).

Dengan konsistensi dalam menjaga pola makan anti-inflamasi dan menghindari makanan olahan, Topol percaya bahwa hampir setiap orang memiliki potensi untuk mencapai usia tua dengan kondisi fisik dan mental yang tetap prima. (Washington Post/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |