PRESIDEN Prabowo Subianto menerima Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di kediamannya di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat malam, 10 Juli 2026. Pertemuan itu berlangsung di tengah sorotan publik terhadap dinamika hubungan Kepolisian RI dan Kejaksaan Agung setelah penggeledahan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.
Pantauan Tempo pada pukul 21.12 WIB, aparat memperketat pengamanan di sekitar kediaman Presiden. Personel TNI dan Polisi Militer berjaga di sejumlah titik. Petugas juga mensterilkan ruas Jalan Widya Chandra di depan gerbang utama serta melarang kendaraan berhenti di kawasan tersebut.
Wartawan Tempo semula berada di Jalan Widya Chandra III, tepat di dekat pos penjagaan. Namun, petugas meminta wartawan bergeser ke seberang jalan karena tidak diperkenankan berada di dekat area tersebut. Sebuah bus Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berwarna putih tampak berkeliling sebelum akhirnya parkir di depan gerbang kompleks.
Sekitar pukul 21.46 WIB, mobil dinas Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berwarna hitam dengan pelat nomor merah TNI 1-00 keluar dari Jalan Widya Chandra III dengan pengawalan voorijder. Seorang prajurit TNI yang bertugas di lokasi mengatakan Sjafrie baru saja meninggalkan kediaman Presiden.
Menurut dia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga menghadiri pertemuan tersebut dan masih berada di dalam kediaman Presiden. “Panglima tadi juga ada,” kata prajurit tersebut kepada Tempo. Ia juga membenarkan mobil Sjafrie telah meninggalkan lokasi.
Menurut prajurit itu, Presiden dijadwalkan bertolak ke Hambalang, Jawa Barat, setelah menyelesaikan agenda pertemuan. “Terima tamu dulu, nanti selesai terima tamu Bapak berangkat,” ujarnya.
Petugas mengatakan pengamanan diperketat karena Presiden berada di kediamannya. Aparat menutup akses parkir di depan gerbang dan meminta wartawan maupun warga sekitar tidak mengambil gambar dari area yang telah disterilkan. “Harus steril, terus enggak boleh foto-foto,” kata petugas tersebut.
Ia mengatakan pembatasan itu juga berlaku bagi personel yang bertugas di lapangan. “Kami saja ambil dokumentasi diomelin, padahal buat laporan pimpinan juga,” ujarnya.
Hingga Jumat malam sekitar pukul 22.12 WIB, suasana di sekitar lokasi mulai sepi. Meski demikian, sejumlah personel TNI masih berjaga di sekitar kediaman Presiden Prabowo.





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)













