Prabowo Targetkan Pembangunan Lebih Banyak Bendungan dari Efisiensi Impor Solar

2 weeks ago 18
Prabowo Targetkan Pembangunan Lebih Banyak Bendungan dari Efisiensi Impor Solar Presiden Prabowo Subianto.(Dok. Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto menilai penghematan anggaran dari berkurangnya impor solar dapat menjadi modal besar bagi Indonesia untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis. Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan bendungan guna mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7). Menurut Presiden, lima bendungan yang baru diresmikan tersebut merupakan investasi negara senilai kurang lebih Rp9,79 triliun yang diproyeksikan memberikan manfaat besar bagi sektor pertanian.

Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia telah mencatat capaian penting di sektor energi dengan mengurangi ketergantungan pada impor solar melalui penggunaan biodiesel berbasis kelapa sawit. Efisiensi dari kebijakan ini diyakini mampu mendanai proyek infrastruktur dalam skala yang lebih masif.

"Bayangkan, hari ini kita resmikan lima bendungan ini. Dengan bendungan ini, nanti dengan teknologi, dengan benih yang terbaik, bisa menghasilkan satu juta ton beras. Lima bendungan ini Rp9,79 triliun. Dari B50 kita akan menghemat Rp170 triliun. Bayangkan berapa puluh bendungan yang bisa kita bangun tiap tahun," ujar Prabowo.

Presiden menjelaskan bahwa lima bendungan tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan produksi pertanian secara signifikan. Dengan dukungan teknologi pertanian modern dan benih unggul, infrastruktur ini diperkirakan dapat berkontribusi menghasilkan hingga satu juta ton beras.

Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur adalah proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi lintas pemerintahan. Ia menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

"Pembangunan suatu bangsa itu adalah pekerjaan yang besar, perjuangan yang panjang. Pembangunan bangsa itu tidak satu tahun, tidak dua tahun, (tapi) belasan tahun, puluhan tahun," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kementerian Pekerjaan Umum. Ia mengaku bersyukur dapat menuntaskan dan meresmikan proyek yang pembangunannya telah dimulai sejak 2019 tersebut.

Menutup sambutannya, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat NTB yang dinilainya sangat setia. Ia menegaskan komitmennya untuk membalas kepercayaan tersebut melalui pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

"Saya merasa sangat bangga. Saya merasa dihormati untuk diundang langsung ke sini, bertemu langsung dengan masyarakat NTB yang kebetulan dari dulu selalu mendukung saya. Walaupun berkali-kali kalah, tetapi NTB terus setia," pungkasnya. (H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |